04 Agustus 2021

Budidaya Jamur

Aktivitas Pencampuran Bahan Baku (1). Aktifitas pencampuran bahan baku dimulai dengan mencampur serbuk gergaji kayu dengan dedak dan kapur. Foto di bawah ini menggambarkan petani jamur membuka karung yang berisi dedak. Aktivitas pencampuran bahan baku dilakukan kurang lebih selama 3 jam.


Pencampuran Bahan Baku (2). Setelah membuka karung yang berisi dedak, kemudian petani menyebarkan kapur. 


Bahan baku yang telah dijadikan satu, kemudian dicampur dengan cara dicangkul sampai rata.


Pengisian Media ke Kantung Plastik (Baglog) (1). Bahan baku yang telah tercampur rata kemudian dimasukkan kedalam kantong plastik sehingga menjadi baglog. Foto dibawah ini menunjukkan pekerja pada saat memegang plastik baglog. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi 1 baglog adalah 1-2 menit atau 2-4 jam untuk menyelesaikan aktivitas ini. Berat dari baglog sekitar 1 kg 2 ons. 


Pengisian Media ke Kantung Plastik (Bag log) (2). Gambar dibawah ini menunjukkan saat mengambil bahan baku untuk dimasukkan ke dalam plastik. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi 1 baglog adalah 1-2 menit. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi 1 baglog adalah 1-2 menit atau 2-4 jam untuk menyelesaikan aktivitas ini. Berat dari baglog sekitar 1 kg 2 ons.


Aktivitas Sterilisasi (1). Berikut petani jamur memasukkan baglog ke dalam sterilan. Alat steril yang digunakan berupa drum besar yang nantinya dipanaskan dengan kayu bakar. satu drum ini mempunyai kapasitas 50 baglog. Proses sterilisasi dilakukan selama 6-12 jam. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi drum dengan baglog adalah 15-25 menit.


Aktivitas Sterilisasi (2). Dua drum akan disusun untuk melakukan aktivitas sterilisasi baglog. Kemudian kedua drum ini dilapisis dengan karung. Gambar di bawah ini menunjukkan kegiatan membuka karung. Proses sterilisasi dilakukan selama 6-12 jam.


Aktivitas Sterilisasi (3). Setelah karung dibuka dan menunggu dingin, baglog dikeluarkan dari alat steril (seperti gambar di bawah ini). Proses pendinginan dilakukan selama 6-12 jam setelah proses sterilisasi. Dengan wadah seperti pada gambar, muat baglog yang dapat masuk sebanyak 12-20 baglog. 


Aktivitas Sterilisasi (4). Baglog yang telah dikeluarkan dari alat steril diletakkan ke dalam keranjang seperti gambar di bawah ini. Proses pendinginan dilakukan selama 6-12 jam setelah proses sterilisasi. Dengan wadah seperti pada gambar, muat baglog yang dapat masuk sebanyak 12-20 baglog


Aktivitas Pendinginan (1). Baglog dari keranjang kemudian disusun di kereta dorong untuk dibawa ke tempat pendinginan. Waktu penyusunan baglog ke kereta dorong sekitar 5-10 menit. Muatan kereta dorong dalam sekali angkut adalah 36-38 baglog. 


Aktivitas Pendinginan (2). Berikut adalah postur petani pada saat mengatur baglog di tempat pendinginan. Waktu yang dibutuhkan dalam menata atau mengatur baglog adalah 15-20 menit.


Aktivitas Pembibitan. Berikut merupakan kegiatan petani jamu tiram pada saat memasukan media tanam ke botol kecil sebagai tempat tumbuh bagi F1 (petani berbaju hijau). Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas ini adalah 2-4 jam.


Aktivitas Inokulasi Bibit. Gambar berikut menu jukkan petani memasukkan bibit kedalam baglog (inokulasi) bibit didapat dari botol kecil yang tadi telah berisi media dan bibit F1.


Aktivitas Pemindahan ke Tempat Budidaya (1). petani mengangkat baglog untuk diletakkan di rak-rak dalam kubung. Waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan 3000 baglog ke rak adalah kurang lebih 3 jam atau 16 baglog per menit. Aktivitas ini dilakukan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 3 orang.


Aktivitas Pemindahan ke Tempat Budidaya (2). petani pada saat meletakkan baglog pada saat rak paling bawah , yang tingginya 35 cm dari lantai. Waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan 3000 baglog ke rak adalah kurang lebih 3 jam atau 16 baglog per menit. Aktivitas ini dilakukan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 3 orang


Aktivitas Pemindahan ke Tempat Budidaya (3). petani meletakkan baglog di rak tengah yang mempunyai tinggi 70 cm dari lantai. Waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan 3000 baglog ke rak adalah kurang lebih 3 jam atau 16 baglog per menit. Aktivitas ini dilakukan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 3 orang.


Aktivitas Pemindahan ke Tempat Budidaya (4). Berikut adalah aktivitas petani meletakkan baglog di rak paling atas yang berjarak 120 cm dari lantai. Waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan 3000 baglog ke rak adalah kurang lebih 3 jam atau 16 baglog per menit. Aktivitas ini dilakukan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 3 orang.


Aktivitas Perawatan (1). Baglog yang telah ditumbuhi jamur harus dirawat dengan cara membuang media tanam yang ditumbui jamur lain atau membuang sisa jamur yang telah dipanen. Berikut adalah postur pekerja pada saat membuka cincin baglog. Waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan aktivitas ini adalah kurang lebih 1-2 hari dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 2 orang. Baglog yang dirawat atau dibersihkan bosa mencapai ribuan dalam sekali melakukan aktivitas ini.


Aktivitas Perawatan (2). Berikut postur pekerja membuang media tanam dan sisa jamur yang telah dipanen. Waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan aktivitas ini adalah kurang lebih 1-2 hari dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 2 orang. Baglog yang dirawat atau dibersihkan bosa mencapai ribuan dalam sekali melakukan aktivitas ini. 


Aktivitas Penyiraman (1). Budidaya jamur tiram ini memerlukan kubung yang lembab. Oleh karena itu, kubung harus disirami secara rutin. Berikut postur petani jamur pada saat menyiram lantai kubung di Budidaya jamur Jaya Abadi. Waktu yang dibutuhkan dalam melakukan aktivitas ini adalah 1 jam dengan tenaga kerja 1 orang. 


Aktivitas Penyiraman (2). Berikut postur petani jamur saat menyiram lantai kubung di Budidaya jamur Samsul. Waktu yang dibutuhkan dalam melakukan aktivitas ini adalah 1 jam dengan tenaga kerja 1 orang.


Aktivitas Pemanenan Jamur (1). Berikut adalah aktivitas pemanenan jamur pada baglog yang terletak pada rak atas yang tingginya 120 cm dari lantai. Aktivitas ini dilakukan selama 30 menit dengan tenaga kerja 1 orang. Dalam satu rak, waktu yang dibutuhkan untuk memetik jamur adalah 5 menit. Dalam masing-masing rak (atas, tengah dan bawah) ada sekitar 300 baglog yang tersusun. Waktu tunggu baglog untuk menumbuhkan jamur adalah sekitar 1 bulan.


Aktivitas Pemanenan Jamur (2). Berikut adalah aktivitas pemanenan jamur pada baglog yang terletak pada rak tengah yang tingginya 70 cm dari lantai. Aktivitas ini dilakukan selama 30 menit dengan tenaga kerja 1 orang. Dalam satu rak, waktu yang dibutuhkan untuk memetik jamur adalah 5 menit. Dalam masing-masing rak (atas, tengah dan bawah) ada sekitar 300 baglog yang tersusun. Waktu tunggu baglog untuk menumbuhkan jamur adalah sekitar 1 bulan.



Aktivitas Pemanenan Jamur (3). Berikut adalah aktivitas pemanenan jamur pada baglog yang terletak pada rak bawah yang tingginya 35 cm dari lantai. Aktivitas ini dilakukan selama 30 menit dengan tenaga kerja 1 orang. Dalam satu rak, waktu yang dibutuhkan untuk memetik jamur adalah 5 menit. Dalam masing-masing rak (atas, tengah dan bawah) ada sekitar 300 baglog yang tersusun. Waktu tunggu baglog untuk menumbuhkan jamur adalah sekitar 1 bulan


Aktivitas Pengemasan Jamur Tiram (1). Jamur tiram yang telah dipanen, dikemas dalam kantong plastik dengan berat tertentu untuk dijual kepada pedagang di pasar ataupun pembeli lain. Berikut adalah aktivitas pekerja pada saat memasukkan jamur ke plastik. Waktu untuk menyelesaikan aktivitas ini kurang lebih 1 - 2 jam dengan tenaga kerja 2 orang. Total yang dikemas dalam kurun 1 - 2 jam sebanyak 20 kg atau 0,33 kg per menit.


Aktivitas Pengemasan Jamur Tiram (2). Berikut adalah postur pekerja pada saat menimbang jamur tiram yang telah dikemas dalam plastik. Waktu untuk menyelesaikan aktivitas ini kurang lebih 1 - 2 jam dengan tenaga kerja 2 orang. Total yang dikemas dalam kurun 1 - 2 jam sebanyak 20 kg atau 0,33 kg per menit.







06 Mei 2021

CPD ASIA April 2021

 CPD ASIA April 2021


The 4th Program of the Online Continuing Professional Development (CPD) Platform for Asian Radiological Technologist's Society.

Experience Sharing of Medical Imaging: Development and Clinical Pratices in Taiwan (Webinar)

Hosted by: Taiwan Association of Medical Radiation Technologist (TAMRT)


Date: 25th April 2021 (Sunday)

Time:

19:00-20:30 PM Indonesia Jakarta (WIB), Vietnam

18:30-20:00 PM Myanmar

20:00-21:30 PM Macao, Philippines (GMT+8)


Registration: http://bit.ly/4thASIACPDRegistration


Speaker:

Yu-Xuan Lin - MR Enterography in Crohn Disease: Preparation and Expectations


Chao-hsiang Chen

Validation of the Accuracy of Rapid Artificial Intelligence Software in Detecting of Large Vessel Occlusion (LVO) in Patients with acute Ischemic Stroke


Hsin-Yu Jen

A Review of Convolutional Neural Network on Prostate Cancer Detection Using MRI


Note:

-This online CPD Course will be conducted by using the Zoom Video Conferencing.

-For registration please follow link above and fill out the registration form. You will soon receive the link to access the video conferencing.

-All fees (include certification) for this event are waived. Welcome all Medical Professional to participate. For other participant please visit the Youtube or Facebook Channel.

-The CPD Course duration is from 1,5 to 2 hours. A Continuing medical education certificate will be issued after the course.




19 Maret 2021

Dalam sekali rontgen, berapa banyak radiasi yang kita terima?

 Tergantung objek dan pemeriksaannya. Saya coba tampilkan data berikut sebagai contoh :

Kolom 1 adalah jenis pemeriksaan, kolom 2 dosis radiasi efektif, 3. perbadingan dengan (berapa kali) foto dada, 4. perbandingan dosis radiasi alam

Coba lihat baris 1, pemeriksaan chest xray PA, itu adalah foto dada sederhana rutin, tertera nilai dosis efektif 0,02 mSv (mili-Sievert - satuan dosis efektif), setara dengan 1xfoto dada (tentu saja), dan 2,4 hari dosis radiasi alam.

Artinya 1xfoto rontgen dada setara dengan diam dirumah (terkena radiasi alam) selama 2,4 hari.

Semoga tulisan ringan ini membantu.

Apakah bahaya yg ditimbulkan bagi tubuh kita jika kita terlalu sering di rontgen?

19 Mei 2018

Teman Media Sosial

Prinsipnya begini teman, tak ada teman sosial mediamu yang mau berkelahi untukmu. Setiap orang di media sosial (walaupun namanya media sosial) tampil untuk dirinya sendiri-sendiri sehingga membuka sesuatu yang pribadi hanya akan membuat dirimu ditertawakan.

Penelitian menunjukkan bahwa teman di media sosial bukanlah teman sebenarnya. Jika punya banyak follower di Twitter atau Facebook, jumlah yang benar-benar teman mungkin hanya beberapa orang saja, selebihnya mungkin menunggu dirimu terpeleset dan kemudian tertawa senang.
Ada beberapa faktor mengapa "teman" di media sosial bukanlah teman sebenarnya. Pertama pada dasarnya media sosial ada media untuk menunjukkan pribadi masing-masing. Kedua perbedaan jarak dan waktu. Ketiga setiap orang punya masalah sendiri-sendiri. Keempat kepercayaan.
Oleh karena itu, sangat tidak disarankan membuka hal pribadi ke teman di media sosial. Jika ada masalah pribadi apalagi masalah hukum sangat dianjurkan untuk diurus secara pribadi dan tidak dibuka di media sosial, bahkan melalui perpesanan seperti WhatsApp sebab akan jadi fitnah.
Sangat disarankan juga jika sedang bermasalah, stress, mengalami hari-hari yang buruk dalam percintaan, dan masalah keluarga untuk menjauhi media sosial sementara waktu. Carilah pertolongan ke psikiater atau ke teman dan keluarga di offline.
Jangan cari pertolongan di media sosial karena salah alamat. Jika masalah hukum, carilah lawyer tanpa harus membuka masalahnya di media sosial. Jika dikhianati dalam percintaan, konsultasikan dengan keluarga, teman dekat offline. Jika ingin selfie? Silahkan di media sosial.
Baca penelitian ini: Being popular on Facebook doesn’t mean you have more friends, study finds
https://t.co/0QMmC0ekxl
Ini contohnya :
Comot dari socio geek : @insideerick
https://twitter.com/InsideErick/status/997611369854783488?s=19

12 Mei 2018

Mulai Menulis

Proses pembuatan tulisan:
1. Cari ide atau topik.
2. Tentukan benang merah atau sudut pandang.
3. Rancang kerangka konsep atau draf.
4. Kumpulkan bahan.
5. Buat dan sunting tulisan.

Yang terpenting, mulailah langkah kelima secepatnya. Jangan buang waktu.

Tiap tulisan umumnya terdiri atas tiga bagian: pembuka, isi, dan penutup. Pembuka memikat kesukaan; isi mengudarkan embaran; penutup meninggalkan kesan atau pesan. Ketiga bagian ini sama pentingnya dan perlu ditaja dengan saksama.

Budidaya Jamur