Langsung ke konten utama

Teman Media Sosiql

Prinsipnya begini teman, tak ada teman sosial mediamu yang mau berkelahi untukmu. Setiap orang di media sosial (walaupun namanya media sosial) tampil untuk dirinya sendiri-sendiri sehingga membuka sesuatu yang pribadi hanya akan membuat dirimu ditertawakan.

Penelitian menunjukkan bahwa teman di media sosial bukanlah teman sebenarnya. Jika punya banyak follower di Twitter atau Facebook, jumlah yang benar-benar teman mungkin hanya beberapa orang saja, selebihnya mungkin menunggu dirimu terpeleset dan kemudian tertawa senang.

Ada beberapa faktor mengapa "teman" di media sosial bukanlah teman sebenarnya. Pertama pada dasarnya media sosial ada media untuk menunjukkan pribadi masing-masing. Kedua perbedaan jarak dan waktu. Ketiga setiap orang punya masalah sendiri-sendiri. Keempat kepercayaan.

Oleh karena itu, sangat tidak disarankan membuka hal pribadi ke teman di media sosial. Jika ada masalah pribadi apalagi masalah hukum sangat dianjurkan untuk diurus secara pribadi dan tidak dibuka di media sosial, bahkan melalui perpesanan seperti WhatsApp sebab akan jadi fitnah.

Sangat disarankan juga jika sedang bermasalah, stress, mengalami hari-hari yang buruk dalam percintaan, dan masalah keluarga untuk menjauhi media sosial sementara waktu. Carilah pertolongan ke psikiater atau ke teman dan keluarga di offline.

Jangan cari pertolongan di media sosial karena salah alamat. Jika masalah hukum, carilah lawyer tanpa harus membuka masalahnya di media sosial. Jika dikhianati dalam percintaan, konsultasikan dengan keluarga, teman dekat offline. Jika ingin selfie? Silahkan di media sosial.

Baca penelitian ini: Being popular on Facebook doesn’t mean you have more friends, study finds
https://t.co/0QMmC0ekxl

Ini contohnya :

Comot dari socio geek : @insideerick

https://twitter.com/InsideErick/status/997611369854783488?s=19

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…