Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

22 November 2010

Minibus Masuk Jurang 2 Meninggal


Sebuah Minibus dan Carry Pick Up sarat penumpang terjun masuk jurang di Desa Ban, Kubu, Karangasem, 2 orang meninggal dunia.

Rencana tangkil bersembahyang warga dadia Pasek Celagi dari banjar Sidembunut, Bangli ke Pura Pasek Celagi, Pedahan, Desa Tianyar, Kubu, Karangasem batal karena iring-iringan kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan terjun masuk jurang sedalam 25 meter.

Kecelakaan tragis ini mengakibatkatkan 2 orang meninggal dunia, seorang kakek lanjut usia dan seorang ibu-ibu. Belasan lainnya cidera dirawat di Rumah Sakit beberapa diantaranya adalah anak-anak.


Tercatat 9 Orang di rawat di RSUD Klungkung dan 7 orang lainnya di RSUP Sanglah Denpasar. Rata-rata mengalami luka dalam, patah tulang, memar dan lecet.

Diperkirakan penyebab kecelakaan karena rem Minibus yang mereka tumpangi blong, akibatnya laju kendaraan tidak bisa dikuasai supir, hingga menabrak Carry Pick Up di depannya lalu keduanya terperosok masuk ke dalam jurang di daerah Desa Ban, Kubu, Karangasem. Mendengar ada kecelakaan warga sekitar berhamburan memberikan pertolongan. Kulkul bulus pertanda bahaya pun dibunyikan hingga TKP ramai oleh warga yang datang membantu evakuasi korban.

Seperti yang diceritakan salah seorang kerabat korban yang turut dalam rombongan namun selamat dari kecelakaan. Mereka berangkat dari Sidembunut pukul 07.30 pagi menggunakan 6 kendaraan. Carry Pick up yang naas berada diurutan nomor 2 membawa 6 orang penumpang, sedangkan minibus berplat merah yang mengalami rem blong berada diurutan ke 3 membawa 12 orang penumpang.

Rombongan ini adalah satu keluarga dadia (pura keluarga) warga pasek Celagi yang akan tangkil ke Pura Pasek Celagi Pedahan yang sedang odalan pada Purnama Kaenem ini.

Sekitar pukul 09.00 pagi, menginjak daerah desa Ban, kecamatan Kubu yang topografinya berbukit dengan jurang yang dalam, dihiasi pohon cemara disisi kiri kanan, tiba-tiba minibus melaju cepat tidak terkontrol diperkirakan karena rem blong, hingga menabrak carry pick up didepannya. Akibat tabrakan tersebut kedua kendaraan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 25 meter.

Narasumber ini kebetulan berada di urutan terdepan menaiki suzuki APV lalu berhenti dan segera menolong turun ke dalam jurang. Di dalam jurang dia dapati banyak kerabatnya tergeletak luka-luka, berteriak minta tolong, suasana sangat mencekam. Tak berapa lama datang warga sekitar turun memberikan pertolongan. Korban lalu dibawa ke puskesmas terdekat untuk pertolongan pertama, lalu dirujuk ke RSUD Klungkung.

Saat ditemui, baju bapak ini masih dipenuhi noda darah sepertinya akibat mengangkat korban, sebagian besar dari korban luka adalah kerabatnya, bahkan yang meninggal dunia adalah kakek dan bibinya. Tak ada kata lain selain turut berduka dan semoga tabah yang dapat saya ucapkan.

Hingga tengah malam pukul 00.00, (22/11) korban masih mendapat penangan dari tim medis RSUP Sanglah. Sanak saudara korban terlihat banyak berkumpul disekitar areal RS Sanglah. Banyak diantaranya adalah domisili Denpasar yang turut menjenguk.

BACK

Baca Juga Yang Ini



No comments:

Post a Comment