Langsung ke konten utama

Review Foursquare



Hampir sebulan ini foursquare menjadi situs favorite yang saya gunakan untuk eksis di dunia maya. Situs pertemanan sosial berbasis lokasi ini masih tergolong baru, bahkan teknologi location basenya setahu saya hanya foursquare yang memakai.

Proses dan cara mainnya berbeda dengan situs pertemanan sosial yang lain. Kalau dalam facebook kita familiar dengan update status, wall atau dinding, notifikasi dll, dalam twitter kita mengenal tweet, direct mesage dll, dalam foursquare kita ditawarkan hal yang berbeda yaitu Check In, Shout dll

Check In dan shout mungkin mirip seperti fasilitas status dalam Facebook atau tweet dalam twitter cuma yang membedakan Check In tersebut berisi daftar nama lokasi, baik yang telah dimasukan oleh orang lain atau dapat kita tambahkan sendiri.

Lokasi tersebut nantinya akan terposting lengkap dengan peta yang dikeluarkan oleh google map, namun sering kali peta yang terpampang keliru, jangan khawatir nanti kita bisa perbaiki ulang lewat fasilitas edit venue bahkan bisa ditambahkan dengan keterangan dan tips tentang tempat tersebut

Fasilitas shout sangat mirip dengan status atau tweet namun tidak bisa dikomentari. Inilah uniknya foursquare, sama sekali tidak ada fasilitas tukar menukar pesan seperti comment atau direct message. Agar bisa dikomentari, shout tadi bisa disinkronisasi ke akun facebook dan twitter. Bisa keduanya langsung seperti yang sering saya lakukan atau cuma ke salah satu akun saja, didalamnya terdapat pilihan untuk menonaktifkan salah satu item.

Tampilan site foursquare ada 2 yaitu versi lengkap atau web dan versi mobile. Untuk web bisa diklik ke foursquare.com dan untuk mobile tinggal diberi slash mobile dibelakangnya foursquare.com/mobile.

Untuk mempergunakan check in dan shout lebih praktis pakai versi mobile walaupun kita sedang menggunakan PC atau notebook. Versi lengkap berguna bila kita ingin mengkoreksi lokasi atau venue beserta informasinya, juga menambah,mengedit dan mengaccept friends serta berbagai fitur lain yang tidak bisa dilakukan dalam versi mobile.

Salah satu fitur yang mungkin bisa sangat berguna kedepannya adalah jabatan Major yang diperoleh jika kita check in di venue yang sama minimal 2 kali. Kerap kali jabatan major ini jadi perebutan, namun jeleknya kita bisa mendaftar ulang venue yang sama tanpa ada batasan jumlah. Guna major tadi adalah saat kita check in pertama kali disuatu tempat, fourquare akan memberi kita informasi siapa major ditempat tersebut, nah tentu kita bisa bertanya-tanya tempat tersebut kepada si major. Kasarannya major mungkin bisa diumpamakan sebagai si empunya tempat.

Ada juga fitur badge yaitu sebuah lencana yang diberikan jika kita telah berhasil memenuhi suatu ketentuan,misal badge newbie bila kita telah selesai check in pertama kali, atau badge local jika kita check in di kota yang sama 30 kali.

Selamat Check In dan Shout dengan Foursquare

BACK

Komentar

  1. wah, komplit gati bli... bagus review nya... blom sempat nyoba nih, nanti dicobain...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…