Langsung ke konten utama

Saran Atau Jebakan


Seorang teman baru saja mendapatkan hikmah dari sebuah ungkapan "Saran dan jebakan bedanya hanya sehelai rambut", tipis, nyaris tidak terlihat.

Ungkapan tersebut tentu bukan saya dapat dari pelajaran saat sekolah dulu, saya hanya mengutip dari sebuah postingan facebook milik seorang artis Bali yang kini telah go national, dia adalah Bobby Cool, gitaris vocalis band punk super nakal lagi maha sakti Superman Is Dead, kata-kata terakhir dalam kalimat tersebut saya karang sendiri berdasarkan pengalaman mengikuti hingar bingar band ini sejak kelas satu SMA sekitar tahun 95/96.

Balik ke ungkapan tadi, ceritanya begini, seorang teman siang tadi curhat, dia telah menghabiskan seluruh gajinya sebulan dengan cara sia-sia hanya gara-gara dapat masukan dari rekan kerjanya yang secara persuasif menyarankan untuk melanjutkan kuliah tanpa mengikuti prosedur yang berlaku, janjinya seluruh birokrasi dapat dengan gampang diurus oleh yang memberi saran tadi. Kontan saja kawan itu menyambut masukan tadi dengan semangat.

Sampai akhirnya dia mengeluarkan banyak biaya, salah satunya untuk berangkat ke ibukota bermaksud mendaftar ulang lalu sekalian ikut tes, konon katanya dapat dilaksanakan berbarengan pada tanggal yang telah ditentukan. Tapi apa daya sampai di kampus kenyataannya jauh pangang dari api. Pendaftaran dan tetek benggeknya menyalahi prodesur, jadual tes diundur dan banyak kenyataan lain yang menyesakan hati. Hingga kawan ini akhirnya batal mengikuti kuliah yang dicita-citakan, lalu pulang dengan langkah gontai.

Uang habis, kuliah tidak jadi, waktu terbuang percuma, keluarga terbengkalai demikian keluh kesahnya. Semua dia sesalkan dan dilampiaskan kepada satu orang yang telah memberinya saran manis diawal tadi.

Berujarlah saya padanya "itulah beda saran dengan jebakan bli, besarnya hanya setipis rambut, nyaris tidak kelihatan". "ambil saja hikmahnya, jangan terlalu disesalkan, uang yang telah terbuang nanti bisa dicari kembali pelan-pelan, itung-itung buang sial, atau tebus dosa". imbuh saya, maksudnya sekalian ingin menenangkan hatinya.

Tak enak hati ini sebetulnya menceritakan nasib buruk seseorang, apalai itu kawan baik sendiri. Tapi saya hanya ingin berbagi pengalaman dengan rekan semua, bahwa sering kali saran dan jebakan itu beda tipis, salah sedikit bisa terjerembab karenanya, selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan dari saran atau masukan seseorang, pikirkan secara mendalam dahulu, bila perlu rundingkan dengan orang kepercayaan anda, orang terdekat atau orang yang anda kasihi karena sering kali orang-orang tersebut memberikan masukan yang menuntun ke arah kebaikan walaupun kadang apa yang mereka sampaikan terdengar menyakitkan.

Untuk teman saya yang lagi bernasib sial, come on bray, life must go on, wheel has to spin, wake up, you shall start this over from the begining. Ayo sehabat jalan terus, roda selalu berputar, tidak usah dipikirkan mendalam, mari lanjutkan hidupmu.

BACK

Komentar

  1. kl dapat info dari siapapun ada baiknya dicek dulu, dikonfirmasi. apalagi di jaman serba IT kan segala informasi dapat diperoleh dengan lengkap tanpa harus datang ke tempat. namun tak ada yang lebih berharga dari sebuah pengalaman. ambil hikmah dari setiap kejadian agar kita lebih bijak menghadapi hidup

    BalasHapus
  2. ...berarti saran saya untuk kembali ngblog itu adalah jebakan ya ? kok gak dilanjutkan lagi Junk ?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…