Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

03 August 2010

Saran Atau Jebakan


Seorang teman baru saja mendapatkan hikmah dari sebuah ungkapan "Saran dan jebakan bedanya hanya sehelai rambut", tipis, nyaris tidak terlihat.

Ungkapan tersebut tentu bukan saya dapat dari pelajaran saat sekolah dulu, saya hanya mengutip dari sebuah postingan facebook milik seorang artis Bali yang kini telah go national, dia adalah Bobby Cool, gitaris vocalis band punk super nakal lagi maha sakti Superman Is Dead, kata-kata terakhir dalam kalimat tersebut saya karang sendiri berdasarkan pengalaman mengikuti hingar bingar band ini sejak kelas satu SMA sekitar tahun 95/96.

Balik ke ungkapan tadi, ceritanya begini, seorang teman siang tadi curhat, dia telah menghabiskan seluruh gajinya sebulan dengan cara sia-sia hanya gara-gara dapat masukan dari rekan kerjanya yang secara persuasif menyarankan untuk melanjutkan kuliah tanpa mengikuti prosedur yang berlaku, janjinya seluruh birokrasi dapat dengan gampang diurus oleh yang memberi saran tadi. Kontan saja kawan itu menyambut masukan tadi dengan semangat.

Sampai akhirnya dia mengeluarkan banyak biaya, salah satunya untuk berangkat ke ibukota bermaksud mendaftar ulang lalu sekalian ikut tes, konon katanya dapat dilaksanakan berbarengan pada tanggal yang telah ditentukan. Tapi apa daya sampai di kampus kenyataannya jauh pangang dari api. Pendaftaran dan tetek benggeknya menyalahi prodesur, jadual tes diundur dan banyak kenyataan lain yang menyesakan hati. Hingga kawan ini akhirnya batal mengikuti kuliah yang dicita-citakan, lalu pulang dengan langkah gontai.

Uang habis, kuliah tidak jadi, waktu terbuang percuma, keluarga terbengkalai demikian keluh kesahnya. Semua dia sesalkan dan dilampiaskan kepada satu orang yang telah memberinya saran manis diawal tadi.

Berujarlah saya padanya "itulah beda saran dengan jebakan bli, besarnya hanya setipis rambut, nyaris tidak kelihatan". "ambil saja hikmahnya, jangan terlalu disesalkan, uang yang telah terbuang nanti bisa dicari kembali pelan-pelan, itung-itung buang sial, atau tebus dosa". imbuh saya, maksudnya sekalian ingin menenangkan hatinya.

Tak enak hati ini sebetulnya menceritakan nasib buruk seseorang, apalai itu kawan baik sendiri. Tapi saya hanya ingin berbagi pengalaman dengan rekan semua, bahwa sering kali saran dan jebakan itu beda tipis, salah sedikit bisa terjerembab karenanya, selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan dari saran atau masukan seseorang, pikirkan secara mendalam dahulu, bila perlu rundingkan dengan orang kepercayaan anda, orang terdekat atau orang yang anda kasihi karena sering kali orang-orang tersebut memberikan masukan yang menuntun ke arah kebaikan walaupun kadang apa yang mereka sampaikan terdengar menyakitkan.

Untuk teman saya yang lagi bernasib sial, come on bray, life must go on, wheel has to spin, wake up, you shall start this over from the begining. Ayo sehabat jalan terus, roda selalu berputar, tidak usah dipikirkan mendalam, mari lanjutkan hidupmu.

BACK

Baca Juga Yang Ini



2 comments:

  1. kl dapat info dari siapapun ada baiknya dicek dulu, dikonfirmasi. apalagi di jaman serba IT kan segala informasi dapat diperoleh dengan lengkap tanpa harus datang ke tempat. namun tak ada yang lebih berharga dari sebuah pengalaman. ambil hikmah dari setiap kejadian agar kita lebih bijak menghadapi hidup

    ReplyDelete
  2. ...berarti saran saya untuk kembali ngblog itu adalah jebakan ya ? kok gak dilanjutkan lagi Junk ?

    ReplyDelete