Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

08 August 2010

Perjalanan Tangkil Bulan Pitung Dina



Karya 42 hari di Pura Penataran Pande Tamblingan ini adalah rangkaian upacara terakhir dari karya melaspas yang telah dilaksanakan 24 Juni lalu, inilah catatan perjalanan saya.

Pukul 07.30 kami berangkat dari Monang Maning Denpasar. Saya, Bapak, Ibu dan adik, Maharta Ari Susanta, total 4 orang berada dalam kendaraan.

Sejam kemudian sampai di Pelataran Parkir objek wisata ulun danu beratan, tempat yowana pande berjanji berkumpul sebelum sampai di Tamblingan.

Terlihat Dego, bli Tamanbali dan the ladies telah berkumpul, menunggu semeton yang lain. Tak lama kemudian datang rombongan bli Pande Baik dan Pande Gus Hardy. Dibelakangnya menyusul Intan yang nyupir sendiri minibus hitam mengkilat. Cukup tangguh bajang pande ini mengemudikn kendaraan sendiri hingga ke tempat ini, setidaknya demikian menurut pandangan saya, karena jarang ada driver wanita yang mau nyupir lama dan jauh.

Saat dirasa semua sudah brkumpul, kami lanjut beriringan menuju Tamblingan. 6 kendaraan berisi yowana mengular sepanjang jalur candikuning-tamblingan yang saat itu cukup lengang. 30 menit kemudian sampai di bibir pura.

Sempat ada insiden kecil yaitu Dego Pande yang memimpin iring-iringan melewati pertigaan menuju pura, pertigaan awal jalan tanah berbatu itu.

Bli ande amanbali yang berada didepan saya berujar "Dego lagi kumat tuh". Saya hanya tersenyum membalas. Tidak tahu juga apa maksud Dego. Yang jelas perjalan Dego diikuti oleh rombongan Pande Gus hardy/bli Pande Baik dan rombongan Intan.

Sampai di Pura kami menuju ke bale pesandekan bertemu dengan Pengurus MSWP propinsi untuk konsolidasi tentang rencana dharma wacana yang akan diselenggarakan seminggu lagi, tanggal 15 agusts 2010. Beberapa masukan membangun telah diberikan. Corong loud speaker mengumumkan bahwa upacara persembahyangan akan dimuali, krama diharapkan mencari tempat.

Persembahyangan diawali dengan para Sira Mpu meweda, sembari demikian pembawa acara mengumumkan beberapa keputusan MSWP, termasuk juga saat itu kami Yowana Pande diberi kesempatan untuk mengumumkan tentang Seminar Bhisama dan keris tanggal 15 Agustus mendatang. Dego yang didaulat untuk mewakili dengan sigap mengambil microphone, tanpa ragu dengan kombinasi fasih bahasa bali alus Dego menuturkan semua hingga selesai. Kagum dan salut melihat kelebihan Dego melakukan propaganda didepan krama pande ini. Kalau saya disuruh mungkin sudah mundur teratur lalu kabur terbirit-birit.

Selang 30 menit kemudian begitu selesai runtutan upacara 42 hari Karya Melaspas Pura Penataran Pande Tamblingan ini kami lanjut dengan sembahyang.Selesai nunas tirta dan bangket adeng prapen kami melajutkan rapat konsolidasi dengan sesepuh dan pengurus MSWP pusat termasuk didalamnya bapak Kompiang Widastra Ketua MSWP propinsi Bali sekaligus pusat.


BACK

Baca Juga Yang Ini



No comments:

Post a Comment