Langsung ke konten utama

Korban Perampokan Pegadaian Akhirnya Mennggal


Mirza Resti Nirmala (24) akhirnya meninggal setelah 10 hari dirawat di Hgh Care Unit (HCU) RSUP Sanglah Denpasar kamis pagi lalu (19/8).

Walau sempat mendapatkan trepanasi, operasi jaringan otak untuk memperbaiki cedera berat di kepala segera begitu tiba di Rumah Sakit Umum Pusat rujukan Bali dan Nusa Tenggara ini, tetap tidak dapat mempertahankan keadaan umum karyawati pegadaian korban perampokan sadis itu hingga akhirnya dipanggil Yang Maha Kuasa kamis pagi lalu (19/8/10).

Mengutip dari Bali Post, Humas RSUP Sanglah dr. IGNA Putra Wibawa mengatakan Mirza terkena radang paru atau pneumonia yang kerap terjadi pada pasien-pasien yang lama tidak sadarkan diri. Walau pada awalnya sempat kondisinya stabil tapi akhirnya takdir berkata lain.

Setelah sebelumnya sempat diberitakan tertembak, ternyata dugaan tersebut salah, lewat pengakuan tersangka pelaku perampokan yang berhasil ditangkap tanggal 15 Agustus lalu, oleh satuan Reserse dan Kriminal Polres Buleleng, 6 hari setelah melakukan aksinya yang biadab. Penyebab luka berat pada kepala korban didapatkan akibat benturan berkali-kali ke meja kasir dan brankas yang terbuat dari besi, bahkan disebutkan juga sempat dibenturkan ke lantai.

Motif pelaku melakukan perampokan adalah mendapatkan uang untuk membiayai perjalanan mudik pasangan wanitanya sekaligus menikahinya di daerah Bandung, Jawa Barat. Lokasi perampokan mengambil tempat di pegadaian adalah pilihan acak, merupakan aksi nekat, tidak direncanakan pelaku sebelumnya.

Beruntung seorang karyawan penjaga konter HP melaporkan kepada polisi bahwa ada orang yang datang minta dihapus file-file foto yang ada dalam HP. Setelah dilihat oleh karyawan foto-foto tersebut mirip dengan korban. Dari sana kemudian polisi dapat mengetahui identitas tersangka yang kemudian diketahui bernama I Gede Merta Yasa alias Bagler (36), warga Kelurahan Kendran Kecamatan Buleleng lewat penulusuran mendalam pihak kepolisian. Rupanya selain merampok uang dalam brankas Bagler juga sempat mengambil HP korban, dan barang peninggalan milik korban inilah yang akhirnya berhasil mengungkapkan pelaku.



BACK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…