Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

29 November 2010

Siapa Paling Kreatif Di Bali



Tunggu infonya di Bali Creative Festival. Segera!

Segera its mean Soon!

BACK

Baca selengkapnya......

22 November 2010

Minibus Masuk Jurang 2 Meninggal


Sebuah Minibus dan Carry Pick Up sarat penumpang terjun masuk jurang di Desa Ban, Kubu, Karangasem, 2 orang meninggal dunia.

Rencana tangkil bersembahyang warga dadia Pasek Celagi dari banjar Sidembunut, Bangli ke Pura Pasek Celagi, Pedahan, Desa Tianyar, Kubu, Karangasem batal karena iring-iringan kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan terjun masuk jurang sedalam 25 meter.

Kecelakaan tragis ini mengakibatkatkan 2 orang meninggal dunia, seorang kakek lanjut usia dan seorang ibu-ibu. Belasan lainnya cidera dirawat di Rumah Sakit beberapa diantaranya adalah anak-anak.


Tercatat 9 Orang di rawat di RSUD Klungkung dan 7 orang lainnya di RSUP Sanglah Denpasar. Rata-rata mengalami luka dalam, patah tulang, memar dan lecet.

Diperkirakan penyebab kecelakaan karena rem Minibus yang mereka tumpangi blong, akibatnya laju kendaraan tidak bisa dikuasai supir, hingga menabrak Carry Pick Up di depannya lalu keduanya terperosok masuk ke dalam jurang di daerah Desa Ban, Kubu, Karangasem. Mendengar ada kecelakaan warga sekitar berhamburan memberikan pertolongan. Kulkul bulus pertanda bahaya pun dibunyikan hingga TKP ramai oleh warga yang datang membantu evakuasi korban.

Seperti yang diceritakan salah seorang kerabat korban yang turut dalam rombongan namun selamat dari kecelakaan. Mereka berangkat dari Sidembunut pukul 07.30 pagi menggunakan 6 kendaraan. Carry Pick up yang naas berada diurutan nomor 2 membawa 6 orang penumpang, sedangkan minibus berplat merah yang mengalami rem blong berada diurutan ke 3 membawa 12 orang penumpang.

Rombongan ini adalah satu keluarga dadia (pura keluarga) warga pasek Celagi yang akan tangkil ke Pura Pasek Celagi Pedahan yang sedang odalan pada Purnama Kaenem ini.

Sekitar pukul 09.00 pagi, menginjak daerah desa Ban, kecamatan Kubu yang topografinya berbukit dengan jurang yang dalam, dihiasi pohon cemara disisi kiri kanan, tiba-tiba minibus melaju cepat tidak terkontrol diperkirakan karena rem blong, hingga menabrak carry pick up didepannya. Akibat tabrakan tersebut kedua kendaraan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 25 meter.

Narasumber ini kebetulan berada di urutan terdepan menaiki suzuki APV lalu berhenti dan segera menolong turun ke dalam jurang. Di dalam jurang dia dapati banyak kerabatnya tergeletak luka-luka, berteriak minta tolong, suasana sangat mencekam. Tak berapa lama datang warga sekitar turun memberikan pertolongan. Korban lalu dibawa ke puskesmas terdekat untuk pertolongan pertama, lalu dirujuk ke RSUD Klungkung.

Saat ditemui, baju bapak ini masih dipenuhi noda darah sepertinya akibat mengangkat korban, sebagian besar dari korban luka adalah kerabatnya, bahkan yang meninggal dunia adalah kakek dan bibinya. Tak ada kata lain selain turut berduka dan semoga tabah yang dapat saya ucapkan.

Hingga tengah malam pukul 00.00, (22/11) korban masih mendapat penangan dari tim medis RSUP Sanglah. Sanak saudara korban terlihat banyak berkumpul disekitar areal RS Sanglah. Banyak diantaranya adalah domisili Denpasar yang turut menjenguk.

BACK

Baca selengkapnya......

11 November 2010

Solidaritas dalam Ultah BBC ke 3



Dalam rangka hari Ulang Tahun Bali Blogger Community (BBC) ke-3 11 November 2010, kami mengadakan acara amal di Lapangan Renon Denpasar.

Mari sumbangkan kepedulian melalui Berbagi Tak Pernah Rugi bersama Bali Blogger Community (BBC).

Minggu, 14 November 2010
07.00-13.00 wita
Sisi selatan
Lapangan Renon Denpasar


Ada kegiatan
a. Donor Darah,
b. Pasar Barang Bekas,
c. Konsultasi Kesehatan, dan
d. Hiburan


Seluruh hasil kegiatan akan disumbangkan untuk korban bencana di Wasior, Mentawai, dan Merapi.

Di Pasar Barang Bekas tiap orang bisa menjual dan membeli barang-barang bekas. Pakaian, CD/DVD, alat elektronik, buku, majalah, dan apa saja barang bekas Anda.
Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan untuk para korban bencana.

Di Konsultasi Kesehatan, tiap orang bebas untuk konsultasi tentang kesehatannya.
Tiap pasien akan dikenakan biaya Rp 10.000 yang hasil akhirnya akan disumbangkan juga pada korban bencana.

Acara ini terbuka untuk diikuti semua warga dunia maya di Bali. Anda Facebooker, Kaskuser, Tweeps, Hacker, dan seterusnya dipersilakan untuk ikut serta.

Jika Anda ingin memberikan sumbangan, silakan kirimkan ke rekening:

Ni Nyoman Arie Suriasih
BCA #1461554551

Website: www.baliblogger.org | www.balebengong.net
Twitter: @baliblogger | @balebengong
Email: dirgantarabagus@gmail.com.


BACK

Baca selengkapnya......

16 October 2010

Truk Hantam Taksi di Sidakarta



Sore tadi dalam perjalanan ke daerah Panjer dari Kuta, tepat dipertigaan jalan Sidakarya dan jalan Bedugul saya disuguhi pemandangan sebuah Taksi Biru Muda sepertinya milik Perusahaan Blue Bird melintang ditengah jalan dengan kondisi berantakan, sepertinya habis tabrakan. Keadaan depan taksi tersebut ringsek parah, sisi kiri depan hancur dengan serpihan bodi kendaraan berserakan dijalanan.

Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut. Supir taksi tampak bugar turun dari kendaraan yang rusak parah dan berusaha mencari pertolongan untuk menggeser sedan plat kuning itu menepi dari tengah jalan.

Konon menurut warga sekitar kejadian tersebut bermula dari taksi biru ini yang datang dari arah utara (jalan Bedugul) hendak berbelok ke barat di pertigaan jalan Sidakarya ini menuju ke Sesetan sepertinya. Tepat dipertigaan tiba-tiba dari arah timur datang sebuah truk dan langsung menghajar bagian depan taksi ini hingga penyok dan serpihannya bertebaran disepanjang jalan.

Truk sendiri tidak berhenti tetap meneruskan perjalanannya menuju ke barat, hingga boleh dibilang kejadiaan ini adalah tabrak lari. Siapa yang salah? saya sendiri tidak begitu mengerti karena tidak mengikuti dari awal, seandainya pun mengikuti dari awal, sangat sulit bagi saya juga menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Tahu sendiri kan kondisi jalanan di Denpasar seperti apa? untuk mencari mana yang benar dan mana yang salah dalam kecelakaan lalu lintas disini ibarat seperti peribahasa "bagai menegakan benang basah" alias sulit atau "bagai menjaring asap" alias susah malah mungkin jadi mustahil.

Kehidupan dijalanan memang seperti itu, lebih baik jika anda mengalami kecelakaan (mudah-mudahan tidak) janganlah berfikir untuk mencari mana benar dan mana yang salah dahulu, pertama yang harus dijalankan adalah adakah korban atau tidak? jika ada korban segeralah mencari pertolongan pengobatan dengan segera. Bila perlu hubungi polisi walau mungkin anda nantinya akan dihadapkan pada birokrasi yang lebih luas atau mungkin juga biaya. Tapi tentu kedepannya akan jauh lebih aman bagi anda dan lawan.

Berikut gambar-gambar yang dapat saya peroleh di TKP


BACK

Baca selengkapnya......

15 October 2010

Bantuan Untuk Devandra



Ada berita sedih pagi ini yang saya dapat dari rekan Bali Blogger Agus Lenyot. Dia mengabarkan bahwa anak dari teman kuliahnya fakultas Hukum Universitas Udayana angkatan 2005 terkena Kanker Kelenjar getah bening dan saat ini sangat butuh pertolongan. Devandara sangat butuh uluran bantuan rekan semua apa pun bentuknya.

Sekiranya rekan-rekan dapat membantu silahkan kontak langsung AGUS DENI HANDAYANA dan PUTU NOVARISNA WIYATNA di 08990144907/ 0361 2769334.

Berikut petikan berita rekan Agus Lenyot melalui akun twitternya

**
Putra pasangan kawan kami di FH Unud 2005, Agus Deni dan Nova Wiyatna, bernama Maestra Devandra menderita kanker getah bening stadium lanjut. Sebelumnya Devandra sudah dioperasi karena ada tumor pada buah pelir sebelah kiri pada usia 1 tahun 2 bulan. tumor berhasil diangkat.

Setelah itu dilakukan CT Scan, ternyata Devandra dinyatakan sudah menderita Kanker ganas dengan metastase ke Paru,Ginjal dan getah bening. Menurut dokter, jalan satu-satunya adalah dengan melakukan kemoterapi namun tidak dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

Orang tua Devandra melihat liputan TV One ttg pengobatan RS Cancer Fuda China yg satu2nya RS spesialis kanker di dunia. Kini kawan kami, Agus Deni dan Nova Wiyatna berniat untuk mengobati Devandra di rumah sakit tersebut. Namun, kendala biaya menjadi masalah.

Kawan kami sangat berharap uluran bantuan untuk kesembuhan putra tercinta mereka. Bagi kawan-kawan yang ingin menyumbang bisa menghubung no telp kawan kami itu di 08990144907/ 0361 2769334.

No.rekening mereka: AGUS DENI HANDAYANA 145-00-0729110-3( B.Mandiri)/1461744805 ( Bank BCA) Rek.BNI a/n PUTU NOVARISNA WIYATNA 0162361188. nova wiyatna adalah kakak dari tisa wiyatna, SC Dies Natalies Unud tahun ini.

saya sebagai kawan di FH Unud 2005 hanya bisa mendoakan dan menyebarkan berita ini. jika ada kawan-kawan yg berniat membantu, silakan. silakan informasi ini diteruskan kepada kawan-kawan yang lain. terima kasih
**


Bagi yang ingin mengetahui kisahnya lebih jauh silahkan meluncur ke blog orang tua Devandra di http://iambali.com/bantuan-untuk-andra

Juga dapat dibaca di Balebengong.

Devandra juga keponakan dari rekan Bali Blogger Nyoman Suardana @baliun adik kelas saya SMAn 7 Denpasar.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati pasangan ini dan memberi jalanNya yang terbaik untuk buah hati mereka Devandra.


BACK

Baca selengkapnya......

13 October 2010

Kisruh Indomie


Tiba-tiba produk pangan buatan aseli Indonesia ini menjadi sorotan dan
dibicarakan dimana-mana. Terutama di berbagai situs jaringan sosial,
isu ini langsung menjadi headline topics, mereka pengguna dan aktifis
dunia maya begitu gencar mengkomentari.

Berawal dari tingkah Taiwan yang tiba-tiba menarik Indomie dari
peredaran karena diklaim mengandung bahan kimia tak layak konsumsi.
Konsumen di negeri itu pun dibuat terkejut, tak menyangka ada sweeping
berujung penarikan terhadap bahan makanan instan yang cukup digemari
ini.

Konon katanya terdapat 2 bahan kimia berbahaya yang terdapat dalam
produk keluaran PT Indofood tbk ini, yang sama sekali tidak boleh
terdapat dalam bahan makanan karena bahan kimia tersebut merupakan
salah satu unsur produk kosmetik.

Kini pemerintah gencar melakukan klarifikasi melalui Kemendag
(Kementerian Perdagangan), BPOM dll. Negara tetangga Singapura pun
turut meneliti kandungan bahan makanan ini.

Masalah ini muncul ditenggarai ada persaingan bisnis yang terjadi di Taiwan.

Harusnya pemerintah lebih tekun dan teliti mengkaji unsur-unsur kimia
yang terdapat bahan makanan dari pada berkomentar membuat teori
konspirasi dan sebagainya.

Berita terakhir menyebutkan BPOM menyatakan Indomie aman untuk
dikonsumsi walau mereka mengakui bahan makanan instan itu memang
mengandung unsur kimia. Lah iyalah, memang ada benda di Bumi ini yang
tidak mengandung unsur kimia?

Singapura juga masih melakukan pengujian, kelihatannya mereka menilai
Indomie masih dalam batas aman terbukti belum ada satu pun bahan
makanan dari negeri ini yang ditarik dari peredaran.

Salah satu komentar di salah satu situs membuat saya senyum-senyum.
Begini bunyinya :
"Taiwan, tarik dari pasaran..Singapura,
masih meneliti..Ntar Malaysia, malah mengklaim mi instan itu produk mereka"
Orang ini bisa aja menghubung-hubungkan isu-isu hangat di negeri ini.

Kita tunggu saja bagaimana akhir dari kasus ini. Saya harap pemerintah dapat melakukan pengujian mendalam kemudian mempublikasikan hasilnya dengan jujur. Masyarkat juga perlu tahu kebenaran jangan membuat pernyataan yang sekedar menenangkan dan mengamankan situasi perekonomian. Masyarakat juga perlu diberikan penjelasan dan pengetahuan agar tidak terlali panik dan bereaksi berlebihan apabila terjadi lagi situasi semacam ini. Konon kata sehabat saya Lecir : "Knowledge is Power"

Bagaimana menurut senior saya bli Pande Baik yang lagi getol berburu badge foursquare?
BACK

Baca selengkapnya......

Ikut KASTI dapat HELI



Hebat bukan judulnya? Judulnya serius tidak main-main, kami ikutan KASTI lalu dapat suguhan Helikopter beraksi dari jarak dekat.

Begitulah yang terjadi dalam KASTI, Kelas Asik Teknologi Informasi bagian ke 2 yang kali ini membahas Fotografi. Pada sesi praktek tidak
tanggung-tanggung yang menjadi objek foto adalah Helikopter yang
dipiloti oleh PENERBAD, Panerbang Angkatan Darat, Tentara Nasional
Indonesia Angkatan Darat yang mempunyai kemampuan dan tugas
menerbangkan pesawat udara ketika bertempur melawan musuh bangsa ini.

Merekalah yang menjadi model kami, bukan perempuan cantik atau
laki-laki tampan klimis nan mempesona.

Helikopter dari berbagai jenis sebanyak 6 buah merumput di lapangan
puputan Renon, yang kami lihat terbang berputar sebanyak 4 buah.
Seorang petugas berpakaian loreng sepertinya anggota tim PENERBAD,
saya tidak tahu pangkat dan nama beliau, menjelaskan sedikit bahwa
iringan Helikopter ini berasal dari Semarang, sebelumnya sempat
singgah di Surabaya. Saat ditanyakan misi dan tujuannya beliau enggan
menjelaskan. "saya tidak tahu" ujar perwira baju loreng itu.

Tujuan mereka ke Bali baru saya ketahui keesokan harinya lewat media,
rupanya mereka dalam misi latihan penanggulangan teroris bersama,
yaitu kopassus dan SASR Australia.

KASTI sendiri adalah kelas yang digadang oleh BBC (Bali Blogger
Community), komunitas penulis blog di Bali, dan KASTI fotografi ini
adalah kelas kedua setelah sebelumnya KASTI oprek Wordpress.

Semoga kegiatan seperti ini terus berlajut sebab banyak ilmu dan hal
positif yang bisa didapat. *lirik-lirik mas @antonemus yang lagi asik nyebarin video*


#beritatelat :D
BACK

Baca selengkapnya......

30 September 2010

Penghuni Baru Simpang Siur Kuta



Selasa malam lalu (28/9) saat lewat di Simpang Siur Kuta saya dikejutkan oleh kemunculan patung keong berwarna kuning berukuran besar, cukup menakutkan untuk orang yang pertama kali melihat, apa lagi malam-malam. Niat mau mengabari lewat jaringan sosial langsung saat itu kelupaan mulu.

Akhirnya muncul juga beritanya di milis BBC, beberapa anggota sempat meminta skrinsyutnya, konon katanya tanpa skrinsyut berita adalah hoax, berikut ini saya tampilkan gambarnya.



Patung tersebut berjumlah 4 buah, terletak disisi timur, utara, barat dan selatan, tepat dibawah patung Dewa Ruci di ujung kolam berbatasan langsung dengan jalan.

Kira-kira apa maksud peletakan patung tersebut ya? apakah hanya sekedar hiasan atau ada maksud tertentu, karena memang patung ini seperti menceritakan kisah nyata keadaan tempat ini, ketika kita melewati simpang siur kecepatan kendaraan langsung turun menjadi seperti keong, lambat karena padat dan cenderung macet.


Sumber foto dari album facebook

BACK

Baca selengkapnya......

14 September 2010

Review Foursquare



Hampir sebulan ini foursquare menjadi situs favorite yang saya gunakan untuk eksis di dunia maya. Situs pertemanan sosial berbasis lokasi ini masih tergolong baru, bahkan teknologi location basenya setahu saya hanya foursquare yang memakai.

Proses dan cara mainnya berbeda dengan situs pertemanan sosial yang lain. Kalau dalam facebook kita familiar dengan update status, wall atau dinding, notifikasi dll, dalam twitter kita mengenal tweet, direct mesage dll, dalam foursquare kita ditawarkan hal yang berbeda yaitu Check In, Shout dll

Check In dan shout mungkin mirip seperti fasilitas status dalam Facebook atau tweet dalam twitter cuma yang membedakan Check In tersebut berisi daftar nama lokasi, baik yang telah dimasukan oleh orang lain atau dapat kita tambahkan sendiri.

Lokasi tersebut nantinya akan terposting lengkap dengan peta yang dikeluarkan oleh google map, namun sering kali peta yang terpampang keliru, jangan khawatir nanti kita bisa perbaiki ulang lewat fasilitas edit venue bahkan bisa ditambahkan dengan keterangan dan tips tentang tempat tersebut

Fasilitas shout sangat mirip dengan status atau tweet namun tidak bisa dikomentari. Inilah uniknya foursquare, sama sekali tidak ada fasilitas tukar menukar pesan seperti comment atau direct message. Agar bisa dikomentari, shout tadi bisa disinkronisasi ke akun facebook dan twitter. Bisa keduanya langsung seperti yang sering saya lakukan atau cuma ke salah satu akun saja, didalamnya terdapat pilihan untuk menonaktifkan salah satu item.

Tampilan site foursquare ada 2 yaitu versi lengkap atau web dan versi mobile. Untuk web bisa diklik ke foursquare.com dan untuk mobile tinggal diberi slash mobile dibelakangnya foursquare.com/mobile.

Untuk mempergunakan check in dan shout lebih praktis pakai versi mobile walaupun kita sedang menggunakan PC atau notebook. Versi lengkap berguna bila kita ingin mengkoreksi lokasi atau venue beserta informasinya, juga menambah,mengedit dan mengaccept friends serta berbagai fitur lain yang tidak bisa dilakukan dalam versi mobile.

Salah satu fitur yang mungkin bisa sangat berguna kedepannya adalah jabatan Major yang diperoleh jika kita check in di venue yang sama minimal 2 kali. Kerap kali jabatan major ini jadi perebutan, namun jeleknya kita bisa mendaftar ulang venue yang sama tanpa ada batasan jumlah. Guna major tadi adalah saat kita check in pertama kali disuatu tempat, fourquare akan memberi kita informasi siapa major ditempat tersebut, nah tentu kita bisa bertanya-tanya tempat tersebut kepada si major. Kasarannya major mungkin bisa diumpamakan sebagai si empunya tempat.

Ada juga fitur badge yaitu sebuah lencana yang diberikan jika kita telah berhasil memenuhi suatu ketentuan,misal badge newbie bila kita telah selesai check in pertama kali, atau badge local jika kita check in di kota yang sama 30 kali.

Selamat Check In dan Shout dengan Foursquare

BACK

Baca selengkapnya......

23 August 2010

Korban Perampokan Pegadaian Akhirnya Mennggal


Mirza Resti Nirmala (24) akhirnya meninggal setelah 10 hari dirawat di Hgh Care Unit (HCU) RSUP Sanglah Denpasar kamis pagi lalu (19/8).

Walau sempat mendapatkan trepanasi, operasi jaringan otak untuk memperbaiki cedera berat di kepala segera begitu tiba di Rumah Sakit Umum Pusat rujukan Bali dan Nusa Tenggara ini, tetap tidak dapat mempertahankan keadaan umum karyawati pegadaian korban perampokan sadis itu hingga akhirnya dipanggil Yang Maha Kuasa kamis pagi lalu (19/8/10).

Mengutip dari Bali Post, Humas RSUP Sanglah dr. IGNA Putra Wibawa mengatakan Mirza terkena radang paru atau pneumonia yang kerap terjadi pada pasien-pasien yang lama tidak sadarkan diri. Walau pada awalnya sempat kondisinya stabil tapi akhirnya takdir berkata lain.

Setelah sebelumnya sempat diberitakan tertembak, ternyata dugaan tersebut salah, lewat pengakuan tersangka pelaku perampokan yang berhasil ditangkap tanggal 15 Agustus lalu, oleh satuan Reserse dan Kriminal Polres Buleleng, 6 hari setelah melakukan aksinya yang biadab. Penyebab luka berat pada kepala korban didapatkan akibat benturan berkali-kali ke meja kasir dan brankas yang terbuat dari besi, bahkan disebutkan juga sempat dibenturkan ke lantai.

Motif pelaku melakukan perampokan adalah mendapatkan uang untuk membiayai perjalanan mudik pasangan wanitanya sekaligus menikahinya di daerah Bandung, Jawa Barat. Lokasi perampokan mengambil tempat di pegadaian adalah pilihan acak, merupakan aksi nekat, tidak direncanakan pelaku sebelumnya.

Beruntung seorang karyawan penjaga konter HP melaporkan kepada polisi bahwa ada orang yang datang minta dihapus file-file foto yang ada dalam HP. Setelah dilihat oleh karyawan foto-foto tersebut mirip dengan korban. Dari sana kemudian polisi dapat mengetahui identitas tersangka yang kemudian diketahui bernama I Gede Merta Yasa alias Bagler (36), warga Kelurahan Kendran Kecamatan Buleleng lewat penulusuran mendalam pihak kepolisian. Rupanya selain merampok uang dalam brankas Bagler juga sempat mengambil HP korban, dan barang peninggalan milik korban inilah yang akhirnya berhasil mengungkapkan pelaku.



BACK

Baca selengkapnya......

20 August 2010

Orang Gila Mengamuk Di Kuta


Seorang pria mengamuk dan melukai beberapa orang tanpa sebab yang jelas di jalan Popies 1 Kuta malam jumat kemarin (19/8)

Kejadian dimulai sekitar pk 20.00 wita di jalan popies 1 Kuta, seorang pria berumur sekitar 25 tahun, turun kejalan berlarian membawa sebuah parang diayun-ayunkan ke orang-orang sekitarnya, mengamuk tidak jelas apa motifnya. Akibatnya beberapa orang mengalami luka-luka, tak sedikit yang mengalami luka serius.

Tercatat 6 korban dirawat di RSU Graha Asih Kuta, 2 orang di RSUP Sanglah dan beberapa dibawa ke RSU Kasih Ibu Kedonganan. Rata-rata korban mengalami luka bacok dan luka terbuka di kepala dan sekitar tangan akibat sabetan parang dari pria mengamuk tersebut.

Diperkirakan pelaku yang asli Kuta itu mengalami gangguan kejiwaan. "Orang Stres itu pak!" begitu seorang keluarga korban menuturkan.

Saat korban-korban tengah dirawat di RSU Graha Asih, pelaku dengan diantar polisi juga datang untuk ikut mendapat perawatan. Kedua tangannya diikat memakai selendang, mencegah melakukan kejadian serupa di Rumah Sakit. Belakangan diketahui pelaku bernama Eka Pratama warga banjar Pande Mas Kuta berusia 25 tahun.

Eka mengalami cedera pada kepala yang tidak terlalu serius, dokter hanya membersihkan kemudian melakukan beberapa jahitan.

Beberapa saat setelah mendapat perawatan, polisi kemudian mengamankan Eka ke polsek Kuta karena RSU Graha Asih tempat pelaku dirawat dipenuhi oleh keluarga korban yang bersiap-siap ingin menuntut balas.

Satu kesatuan Polisi dan intel memenuhi areal RS untuk melakukan pengamanan mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Saat pelaku akan diamankan dengan mobil patroli, keluarga korban terlihat merangsak dipintu depan RS, akhirnya rombongan polisi dan tersangka memutar melewati pintu samping yang agak sepi. Beruntung tidak terjadi aksi brutal yang lebih gawat. Hingga akhirnya mobil patroli polisi berhasil keluar membawa pelaku dari areal RS.

Tengah malam, satu korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah karena cedera kepala yang dialami tergolong berat.
BACK

Baca selengkapnya......

11 August 2010

Perampok Dor Karyawati Pegadaian


Malang benar nasib karyawati pegadaian singaraja, Mirza Resti Nirmala, sudah dirampok didor pula.

Mungkin tidak ada yang menduga kalau senin siang, hari-hari rutin yang dia lalui dikantor menjadi malapetaka. Perampok bersenjata tanpa ampun mendor kepala remaja 24 tahun ini hingga tembus ke sisi berlawanan meninggalkan luka lebar seluas kepalan orang dewasa.

Ironisnya, menurut seorang sumber, korban ditembak hingga 2 kali, pada tembakan pertama korban sempat melawan, lalu tembakan kedua dilepaskan membuat korban jatuh dan tak sadarkan diri. Terlihat 2 luka pada kepala sebelah kiri berdiameter 3 cm kira-kira selebar telunjuk orang dewasa.

Darah segar tampak membasahi lantai meja kasir tempat korban bertugas. Menurut dokter Mirza kehilangan banyak darah, dan sebagian otaknya keluar dari lubang menganga di sisi kiri kepala.

Saat ini korban dirawat di ICU RSUP Sanglah Denpasar setelah sebelumnya sempat di rawat di UGD RSU Buleleng sebentar. Keadaannya masih koma dengan alat bantu hidup melingkar disekeliling tubuhnya.

Mengutip dari beberapa media lokal seperti beritabali com, balipost, radarbali dan wartabali. Perampokan siang bolong ini terjadi di Kantor Unit Pegadaian cabang Singaraja yang berkantor di Supermarket Hardys jalan Ngurah Rai. Saat kejadian suasana kantor yang terletak di lantai dasar sedang sepi hanya diisi oleh korban, tidak ada nasabah yang bertransaksi, satpam pun hanya mengandalkan satpam pertokoan.

Perampok yang diduga berjumlah 2 orang, satu laki-laki dan satu perempuan berhasil menggasak brankas dan membawa kabur uang sejumlah Rp 21 juta.

Hingga berita ini ditulis polisi masih belum menemukan pelaku, bahkan proyektil peluru pun tidak ditemukan. Karyawan yang berada disebelah pegadaian menuturkan saat kejadian sama sekali tidak mendengar letusan senjata api, hanyan suara tek..tek..seperti pipa dipukulkan ke plafon sebanyak 2 kali.

Pemilik pertokoan Hardys, Gede Agus Hardyawan sampai berani memberikan 50 juta kepada kepolisian jika berhasil menangkap pelaku, “sebagai bentuk bantuan operasional” tegasnya.

Semoga pelaku dapat segera ditangkap dan dijatuhi hukuman yang setimpal, bahaya sekali jika masih bebas berkeliaran, takutnya kejadian seperti ini terulang kembali.

Penembakan yang diarahkan ke bagian vital tanpa peringatan terlebih dahulu menurut saya bertujuan memang untuk membunuh, bukan melumpuhkan atau menakut-nakuti, bahkan saat kejadian tidak ada suara yang ditimbulkan, tidak saksi selain korban dan barang bukti lain tercecer artinya pelaku adalah seorang profesional.
BACK

Baca selengkapnya......

10 August 2010

Dharmawacana Bhisama Pande dan Keris



Kepada seluruh semeton Pande terutama yowana paramarta warga Pande, kami dari group facebook warga pande Bali mengadakan Dharmawacana tentang Sejarah dan Bhisama Pande, serta pengetahuan tentang keris dan organisasi Maha Semaya Warga Pande di Museum Neka Sanggingan-Ubud.

Acara akan diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 15 Agustus 2010 mulai pukul 09.00 hingga selesai. Dharmawacana akan diisi oleh pembicara yang ahli dalam bidangnya seperti bapak Wayan Pande Suteja Neka, pemilik museum Neka, Prof Dr Nyoman Weda Kusuma, dosen sastra Universitas Udayana, dan Ida Sira Empu sakeng Tunggak, Bebandem Karangasem.

Untuk mengikuti acara peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 20.000, pembayaran dapat dilakukan kepada salah satu panitia yang tercantum dibawah, atau dapat juga langsung di lokasi acara. Saat acara peserta diminta memakai pakaian adat Bali Madya, bagi peserta laki-laki diwajibkan memakai Destar.

Silahkan datang, mari bersama-sama berkumpul dengan saudara dan handai taulan sambil memetik pengetahuan tentang Pande.

Untuk informasi lebih lanjut kerabat semua dapat menghubungi panitia acara yang terdapat dibawah :

SUSUNAN PANITIA DHARMA WACANA , Museum Neka, 15 Agustus 2010

Ketua : Yande Putrawan @Yande Putrawan ( 081237533999)
Sekretaris : Pande Putu Yadnya @Pande Bali ( 0817556999 )
Bendahara : Gek Tu Cipluk ( 089685554595 )
Yulita Pandewi ( 081805508222 )

Sie – sie :

1. Sie Dokumentasi : Geni Geni & Ari Susanta
2. Sie Konsumsi :
3. Sie Acara :
4. Sie Humas + Publikasi : Dego Suryantara ( 081558703288 )
Blijunk Adi Susanta (0857374122262)
5. Sie Transportasi : Pande Gus D. ( 087861847294)

Koordinator Wilayah :
1. Koor. Wil. Badung : Pande Jaucher ( 081558801687 )
2. Koor. Wil. Tabanan : Gek Tu “Cipluk” ( 089685554595/ 08179704600 )
3. Koor. Wil. Gianyar : Gede Funday (085237473173 )
4. Koor. Wil. Kodya Denpasar : Pande Gus Hardy ( 081239404011/ 081936254442 )
5. Koor. Wil. Klungkung : Arik Denok
6. Koor. Wil. Bangli : Komang Suarsana
7. Koor. Wil. Buleleng : Pande Juni Artawan 087861397071
8. Koor. Wil. Negara : Dego Suryantara ( 081558703288 )
9. Koor. Wil. Karangasem : Dego Suryantara ( 081558703288 )

Bagi Semeton yang ingin mendaftar, silakan hub koordinator di wilayah masing masing….

Pendaftaran juga bisa di lakukan di Museum Neka sebelum acara di mulai…

NB : Untuk Wilayah Denpasar Barat dan sekitarnya bisa juga daftar ke Mymart.



BACK

Baca selengkapnya......

08 August 2010

Perjalanan Tangkil Bulan Pitung Dina



Karya 42 hari di Pura Penataran Pande Tamblingan ini adalah rangkaian upacara terakhir dari karya melaspas yang telah dilaksanakan 24 Juni lalu, inilah catatan perjalanan saya.

Pukul 07.30 kami berangkat dari Monang Maning Denpasar. Saya, Bapak, Ibu dan adik, Maharta Ari Susanta, total 4 orang berada dalam kendaraan.

Sejam kemudian sampai di Pelataran Parkir objek wisata ulun danu beratan, tempat yowana pande berjanji berkumpul sebelum sampai di Tamblingan.

Terlihat Dego, bli Tamanbali dan the ladies telah berkumpul, menunggu semeton yang lain. Tak lama kemudian datang rombongan bli Pande Baik dan Pande Gus Hardy. Dibelakangnya menyusul Intan yang nyupir sendiri minibus hitam mengkilat. Cukup tangguh bajang pande ini mengemudikn kendaraan sendiri hingga ke tempat ini, setidaknya demikian menurut pandangan saya, karena jarang ada driver wanita yang mau nyupir lama dan jauh.

Saat dirasa semua sudah brkumpul, kami lanjut beriringan menuju Tamblingan. 6 kendaraan berisi yowana mengular sepanjang jalur candikuning-tamblingan yang saat itu cukup lengang. 30 menit kemudian sampai di bibir pura.

Sempat ada insiden kecil yaitu Dego Pande yang memimpin iring-iringan melewati pertigaan menuju pura, pertigaan awal jalan tanah berbatu itu.

Bli ande amanbali yang berada didepan saya berujar "Dego lagi kumat tuh". Saya hanya tersenyum membalas. Tidak tahu juga apa maksud Dego. Yang jelas perjalan Dego diikuti oleh rombongan Pande Gus hardy/bli Pande Baik dan rombongan Intan.

Sampai di Pura kami menuju ke bale pesandekan bertemu dengan Pengurus MSWP propinsi untuk konsolidasi tentang rencana dharma wacana yang akan diselenggarakan seminggu lagi, tanggal 15 agusts 2010. Beberapa masukan membangun telah diberikan. Corong loud speaker mengumumkan bahwa upacara persembahyangan akan dimuali, krama diharapkan mencari tempat.

Persembahyangan diawali dengan para Sira Mpu meweda, sembari demikian pembawa acara mengumumkan beberapa keputusan MSWP, termasuk juga saat itu kami Yowana Pande diberi kesempatan untuk mengumumkan tentang Seminar Bhisama dan keris tanggal 15 Agustus mendatang. Dego yang didaulat untuk mewakili dengan sigap mengambil microphone, tanpa ragu dengan kombinasi fasih bahasa bali alus Dego menuturkan semua hingga selesai. Kagum dan salut melihat kelebihan Dego melakukan propaganda didepan krama pande ini. Kalau saya disuruh mungkin sudah mundur teratur lalu kabur terbirit-birit.

Selang 30 menit kemudian begitu selesai runtutan upacara 42 hari Karya Melaspas Pura Penataran Pande Tamblingan ini kami lanjut dengan sembahyang.Selesai nunas tirta dan bangket adeng prapen kami melajutkan rapat konsolidasi dengan sesepuh dan pengurus MSWP pusat termasuk didalamnya bapak Kompiang Widastra Ketua MSWP propinsi Bali sekaligus pusat.


BACK

Baca selengkapnya......

06 August 2010

Kebakaran Galuh Spa Kuta




Sore tadi sekitar pukul 16.30 Galuh Spa yang berada di jalan By Pass Ngurah Rai Kuta, 1 kilometer arah selatan Bundaran Dewa Ruci Simpang Siur Kuta, luluh lantak menjadi puing-puning akibat dilalap si jago merah.

Kebakaran diperkirakan karena kebocoran gas elpiji. Menurut salah seorang karyawan yang turut menjadi korban, semula dia mendapat laporan ada gas bocor di salah satu bilik, terdengar suara mendesis dan bau pengap gas, ketika didekati mendadak dari ujung tabung elpiji memancar keluar gas seperti kabut putih lalu beberapa detik kemudian api langsung menyambar, kontan dia langsung melompat keluar melalui jendela, akhirnya jatuh di kolam air.

Sumber api yang menyambar gas tersebut diduga dari lilin aroma terapi atau dupa harum yang memang banyak terdapat didalam spa.

Karyawan tersebut menderita luka bakar dibagian kaki dan punggung, serta lecet dibagian dahi. Dokter mengatakan luka bakarnya tidak terlalu parah, jadi cukup dibersihkan lalu diberi salep dan obat minum setelah itu pasien boleh pulang.

Tercatat terdapat 3 orang korban luka bakar dirawat di ruang gawat darurat RSU Graha Asih Kuta. Seluruh pasien dapat tertangani dengan baik dan tidak sampai rawat inap.

Jalan By Pass Ngurah Rai sepanjang Simpang Siur Kuta hingga Tuban mengalami macet total. Bahkan ada rekan yang melaporkan kemacetan hingga Indonesia Power Benoa dan daerah sekitar Jimbaran.

Terdapat 4 pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran kabupaten Badung berusaha mengendalikan api. Setelah berjuang sekitar 2,5 jam, api dapat dipadamkan pada pukul 19.00. Keganasan si jago merah tersebut meninggalkan puing-puing bangunan dan sisa tembok yang menghitam. Terlihat 13 bilik mirip pondok yang semula beratap alang-alang seluruhnya hangus tanpa sisa.

Menurut salah seorang saksi, kebakaran bermula dari bilik nomor 5 tempat kebocoran gas tersebut, karena instalasi gas yang serial, jika satu tabung gas terbakar semuanya pun ikut terbakar serentak, itulah yang menyebabkan seluruh bangunan seluas setengah lapangan bola ini hangus dengan cepat.

Begitu api padam, polisi bergerak cepat mengolah TKP dengan melingkarkan police line ke sekeliling bangunan.

Beberapa gambar dari TKP :






BACK

Baca selengkapnya......

03 August 2010

Saran Atau Jebakan


Seorang teman baru saja mendapatkan hikmah dari sebuah ungkapan "Saran dan jebakan bedanya hanya sehelai rambut", tipis, nyaris tidak terlihat.

Ungkapan tersebut tentu bukan saya dapat dari pelajaran saat sekolah dulu, saya hanya mengutip dari sebuah postingan facebook milik seorang artis Bali yang kini telah go national, dia adalah Bobby Cool, gitaris vocalis band punk super nakal lagi maha sakti Superman Is Dead, kata-kata terakhir dalam kalimat tersebut saya karang sendiri berdasarkan pengalaman mengikuti hingar bingar band ini sejak kelas satu SMA sekitar tahun 95/96.

Balik ke ungkapan tadi, ceritanya begini, seorang teman siang tadi curhat, dia telah menghabiskan seluruh gajinya sebulan dengan cara sia-sia hanya gara-gara dapat masukan dari rekan kerjanya yang secara persuasif menyarankan untuk melanjutkan kuliah tanpa mengikuti prosedur yang berlaku, janjinya seluruh birokrasi dapat dengan gampang diurus oleh yang memberi saran tadi. Kontan saja kawan itu menyambut masukan tadi dengan semangat.

Sampai akhirnya dia mengeluarkan banyak biaya, salah satunya untuk berangkat ke ibukota bermaksud mendaftar ulang lalu sekalian ikut tes, konon katanya dapat dilaksanakan berbarengan pada tanggal yang telah ditentukan. Tapi apa daya sampai di kampus kenyataannya jauh pangang dari api. Pendaftaran dan tetek benggeknya menyalahi prodesur, jadual tes diundur dan banyak kenyataan lain yang menyesakan hati. Hingga kawan ini akhirnya batal mengikuti kuliah yang dicita-citakan, lalu pulang dengan langkah gontai.

Uang habis, kuliah tidak jadi, waktu terbuang percuma, keluarga terbengkalai demikian keluh kesahnya. Semua dia sesalkan dan dilampiaskan kepada satu orang yang telah memberinya saran manis diawal tadi.

Berujarlah saya padanya "itulah beda saran dengan jebakan bli, besarnya hanya setipis rambut, nyaris tidak kelihatan". "ambil saja hikmahnya, jangan terlalu disesalkan, uang yang telah terbuang nanti bisa dicari kembali pelan-pelan, itung-itung buang sial, atau tebus dosa". imbuh saya, maksudnya sekalian ingin menenangkan hatinya.

Tak enak hati ini sebetulnya menceritakan nasib buruk seseorang, apalai itu kawan baik sendiri. Tapi saya hanya ingin berbagi pengalaman dengan rekan semua, bahwa sering kali saran dan jebakan itu beda tipis, salah sedikit bisa terjerembab karenanya, selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan dari saran atau masukan seseorang, pikirkan secara mendalam dahulu, bila perlu rundingkan dengan orang kepercayaan anda, orang terdekat atau orang yang anda kasihi karena sering kali orang-orang tersebut memberikan masukan yang menuntun ke arah kebaikan walaupun kadang apa yang mereka sampaikan terdengar menyakitkan.

Untuk teman saya yang lagi bernasib sial, come on bray, life must go on, wheel has to spin, wake up, you shall start this over from the begining. Ayo sehabat jalan terus, roda selalu berputar, tidak usah dipikirkan mendalam, mari lanjutkan hidupmu.

BACK

Baca selengkapnya......

Ternyata Pasien Bunuh Diri


Penasaran oleh suara gaduh yang terjadi diluar ruangan ini, saya coba menengok keluar, terlihat beberapa orang tua, muda, laki dan perempuan berkumpul di depan pintu Unit Gawat Darurat. Satu dua ada yang terlihat menangis sesegukan, sisanya melongokan kepala kecelah pintu dan sekat kaca pembatas mencoba melihat-lihat sesuatu.

Ternyata ada seorang pria muda usia 22 tahun datang dalam keadaan meninggal, sepertinya usaha bunuh diri karena menurut keterangan tetangga dan kerabatnya, pria ini habis meminum cairan beracun, terbukti saat ditemukan dan dibawa ke rumah sakit dari mulutnya keluar busa putih. Cairan tersebut belum berhasil diidentifikasi kandungannya, dari baunya bukan tergolong racun serangga kata seorang perawat yang bertugas.

Dokter dan perawat telah mencoba menolong dengan berbagai cara. Sekian lama mencoba layar vital sign yang terdapat di DC Shock tetap menunjukan flat rate artinya pria muda ini telah meninggal, sepertinya dalam perjalanan ke rumah sakit. Dalam dunia medis keadaan ini namanya DOA (Dead On Arrival).

Menurut salah seorang kerabat yang masih tenang dan bisa bercerita, pria ini adalah seorang anak tunggal, pantas saja kedua orang tuanya menangis sejadi-jadinya didalam ruang gawat darurat, bahkan sampai berteriak-teriak hingga beberapa perawat dan penunggu pasien datang menghampiri, sebelum meninggal pria ini sempat terlihat keluar kamarnya membeli teh botol dengan berjalan kaki, lunglai dan lemas langkahnya.

Sesaat setelah membeli teh botol kemudian masuk ruangan dan hingga ditemukan tidak sadar dengan mulut berbusa. Isi cairan beracun dan Penyebab dia memutuskan meminum cairan tersebut masih belum jelas.

Kenapa masih ada orang mencoba bunuh diri padahal disisi lain masih banyak orang yang masih bertarung nafas untuk hidup.
BACK

Baca selengkapnya......

01 August 2010

Laporan Kelas Menulis Jurnalisme Warga IV



Sloka Institute bekerja sama dengan balebengong.net telah selesai mengadakan kegiatan bernama Kelas Menulis Jurnalisme Warga angkatan IV tempo hari. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan kesempatan menulis kepada warga agar turut berperan aktif dalam pemberitaan tidak hanya menjadi objek berita.

Kegiatan yang telah dilakukan 4 kali dari sejak pertama diadakan sekitar bulan januari 2010 mendapat respon postif dari masyarakat terutama kalangan remaja, terbukti dengan anggota yang mendaftar pada kelas menulis angkatan IV ini melebihi perkiraan. Dari kuota 10 orang yang direncanakan, membengkak menjadi 14 orang peserta yang berasal dari berbagai latar belakang dan cabang ilmu.

Dilaksanakan dua hari dari tanggal 24 juli hingga 25 juli 2010 peserta mendapatkan berbagai materi dasar jurnalisme antara lain dasar-dasar jurnalistik, materi berita langsung, penulisan berita kisah dan pelatihan blogging. Masing-masing diberikan oleh pemateri yang handal dalam bidangnya yaitu Anton Muhajir,wartawan lepas sekaligus ketua Bali Blogger Community (BBC). Pande Komang Yanes Setat, wartawan senior kantor berita Antara Bali. I Wayan Juniartha, wartawan the Jakarta Post, dan Putu Hendra Brawijaya, web designer dan blogger senior Bali.

Hari pertama materi diisi oleh bapak Yanes Setat dengan tema dasar jurnalistik dan menulis berita langsung. Beliau memang pantas disebut pakar dalam bidangnya, slide yang ditampilkan sebagai materi hanya berbentuk word dan jarang dilihat. Beliau sepertinya sudah hapal betul dengan dunia jurnalistik. Peserta banyak memanfaatkan kesempatan bertanya kepada pak Yanes tentang tata cara menulis menurut kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. “Serasa jadi pelajar SMP kembali” demikian tutur salah seorang peserta.

Siang harinya selepas makan siang materi dilanjutkan oleh bli I Wayan Juniartha, topik yang diberikan tentang menulis berita kisah atau features. Boleh dibilang pertemuan sesi ini mirip dengan acara Opera Van Java atau Seger Bener yang kerap tayang di stasiun televisi swasta nasional. Sebab bli Jun membawakannya dengan sangat kocak. Nyaris waktu satu setengah jam yang disediakan terisi oleh gelak tawa. Peserta sampai lupa harus bertanya apa pada sesi tanya jawab.

Acara terakhir hari itu seharusnya sharing dengan I,m an Angel sebuah organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang peningkatan kualitas hidup masyarakat kecil, cuma dari pihak I,m an Angel tidak datang akhirnya mas Anton Muhajir mengisinya dengan pembahasan tulisan peserta tentang penulisan profil seseorang diawal acara. Sebagian besar peserta yang memang belum begitu paham menulis di media seperti blog misalnya mengalami kekurangan dalam penggunaan alinea yang terlalu panjang, penulisan kata sambung terlalu banyak, peletakan tanda baca dan ejaan yang benar. Setelah dijelaskan dengan perlahan oleh mas Anton para peserta sedikit banyak mulai mengerti.

Hari Kedua peserta mendapat tugas meliput suatu tema yang telah dipilih di hari sebelumnya. Area yang dituju tidak jauh, hanya seputar kota Denpasar. Topik yang diangkat berkisar tentang kehidupan anak-anak dengan berbagai permasalahannya. Siang hari sebelum jam makan siang mereka sudah kembali, beberapa sudah mulai menulis. Target tulisan yang harus dicapai adalah 1500 kata atau kira-kira satu setengah halaman, dan harus selesai sebelum materi terakhir dibawakan.

Materi terakhir dibawakan oleh Putu Hendra Brawijaya alias Saylow, blogger kawakan Bali bertampang khas dengan tutur kata cenderung kocak. Saylow sangat pede membawakan materi pemanfaatan blog sebagai sarana publikasi tulisan, walau peserta terlihat sibuk sendiri dengan laptopnya mengutak katik situs blog gratisan wordpress.com, truna ganteng idola cewe-cewe ini tetap saja lanjut dengan materinya dan cuek dengan tingkah peserta, prinsip dia silahkan peserta sibuk sendiri dan mengacuhkan materi, yang penting hasil akhirnya dia ingin lihat blog para peserta dapat berjalan baik, demikian serunya dengan lantang dipertengahan materi.

Waktu telah menyentuh pukul 5 sore, saatnya menyelesaikan materi terakhir ini, walau beberapa peserta kurang puas karena kekurangan waktu, Saylow tetep support dengan memberikan alamat email pribadinya sebagai sarana bertanya langsung atau lewat blognya 28sign.com dan saylows.com. Penutupan dilakukan dengan membaca masukan dan komentar peserta kemudian pengumuman pemenang menulis 300 kata sebagai syarat mendaftar dalam kegiatan ini. Pemenangnya berasal dari Songan Bangli, seorang pemuda bernama Nengah Diawan, tulisannya tentang keinginan membuat media publikasi di Desanya telah melelehkan hati juri. Salut untuk Nengah.

Peserta asik, pengajar juga asik
f
BACK

Baca selengkapnya......

31 July 2010

Bayi Terlantar di RS Sanglah



Bayi adalah karunia besar bagi pasangan suami istri. Tak jarang mereka sampai merogoh kocek yang dalam untuk mendapatkannya. Namun ada beberapa orang yang tega menelantarkan buah cinta mereka tanpa alasan yang jelas.Mengapa harus terjadi?

Saat mendapat tugas ke ruangan bayi tempo hari, dipintu masuk terdapat dua kamera televisi menyorot seorang bayi dengan perawat diampingnya, wah ada liputan bayi terlantar.

Bayi perempuan mungil lucu itu tergolek dalam box transparan kecil berukuran kira-kira 30 x 40 cm, beralas perlak, semacam alas terbuat dari kulit sintetis tidak tembus cairan dan berselimut hijau muda motif bunga. Umurnya baru satu bulan, kulitnya putih kemerahan, matanya belum bisa terbuka sempurna, masih sipit, hanya bisa terbuka sebentar lalu menutup lagi.

Di papan yang terpasang pada box terdapat nama Winda yang menurut perawat disana adalah nama ibu yang melahirkan,maka diberilah nama bayi ini bayi winda,sesuatu yang lazim dilakukan untuk bayi yang baru lahir yang belum mempunyai nama tetap,mereka meminjam nama ibunya dulu.

Bayi Winda adalah satu dari tiga bayi terlantar yang terdapat dirumah sakit ini, satu diantaranya bahkan telah meninggal dunia karena terlahir prematur. Beruntung bayi winda kondisinya baik walau sebelumnya didiagnosa menderita suatu penyakit.

Sebelum berada disini bayi winda lahir di sebuah klinik bersalin, karena menderita kelainan lalu dirujuk ke RSUP Sanglah. Ibunya langsung yang mengantarkan dan sempat beberapa hari menemani sang jabang bayi. Sekian hari kemudian sang ibu tidak terlihat lagi diruangan ini tanpa ada kejelasan. Pihak rumah sakit telah berusaha menghubungi lewat telpon dan ke alamat yang diberikan tetapi semuanya fiktif.

Demkian juga dua bayi yang lain bayi Munawaroh, yang keadaanya hampir sama dengan bayi Winda dan bayi Nurlela yang telah terbujur kaku dikamar jenazah, seluruh keterangan tentang keberadaan orang tuanya telah ditelusuri tetapi tetap tidak medapatkan hasil. Jika terlalu lama berdiam disini takutnhya bayi-bayi sehat ini menjadi tertular penyakit demikian kata ibu perawat.

Entah apa yang menjadi pemikiran orang yang telah tega menelantarkan bayi-bayi tak berdosa ini, apakah karena biaya atau karena aib hasil hubungan gelap atau ada hal yang lain.

Jika dikatakan karena masalah biaya, kan masih ada dinas sosial dan program JKBM dari gubernur Bali yang bisa dipergunakan untuk keringanan biaya perawatan di rumah sakit. Yang jelas tindakan ini sangat tidak manusiawi, tidak bisa dicari dimana letak pembenarannya.

Masih banyak pasangan yang telah lama menikah belum mempunyai keturunan sangat berharap mendapatkan karunia seorang jabang bayi dari Tuhan, mereka-mereka ini malah dengan seenaknya menelantarkan.

Maafkanlah ibumu ya nak, mungkin beliau merasa tak kuasa merawatmu hingga kamu besar, kelak jika kamu sudah dewasa dan memahami arti hidup hampirilah ibumu dan sayangilah beliau walau kamu tidak pernah mendapatkanya dari sejak pertama dilahirkan.
BACK

Baca selengkapnya......

Coretan Pong Harjatmo



Jumat 30 Juli 2010 siang mungkin tidak ada yang menduga kalau Pong Harjatmo artis kawakan di era tahun 80 itu akan melakukan aksi memanjat Gedung Kura-kura Nusantara II DPR lalu mengecat atapnya yang berwarna hijau dengan pilox merah. Kata-kata yang dituliskan sangat mantap "Jujur, Adil, Tegas". Maksudnya untuk menyentil kinerja DPR yang buruk.

Beberapa prestasi buruk DPR yang hendak disentil diantaranya adalah mandul, dari 70 RUU tidak ada satu pun yang berhasil disahkan, penuntasan kasus lumpur lapindo tidak menemukan, kasus Century ngambang dan cendrung memenangkan kartel bisnis. Malah sekarang diperparah dengan hobi bolos selain hobi tidur. "Belum setahun bertugas, absen sudah bolong-bolong tapi gaji minta full, rumah ada mobil ada" pungkasnya dihadapan kamera tv dan awak media.

Tindakan yang dilakukan Pong Harjatmo ini menarik sebab pada tahun 2004 Pong adalah tim sukses inti SBY presiden RI sekarang, memegang jabatan sebagai Seksi Penggalangan dan Pengerahan Artis. Artinya beliau masih ada andil bagi pemerintahan sekarang. Berusia 68 tahun dan masih prima untuk memanjat atap gedung DPR dan melakukan aksi yang cocok dilakukan oleh anak muda.

Aksi ini tak ayal mendapat kecaman dari anggota DPR, ada yang bilang tindakan ini tidak santun dan memberikan contoh yang buruk. Menanggapi pernyataan tersebut, artis yang kerap memerankan tokoh protagonis ini menjawab dengan pertanyaan tak kalah pedasnya "bagaimana dengan kelakuan anggota yang menggebrak meja dan berteriak-berteriak dengan kata-kata kasar saat sidang? Apakah itu Santun? Masyarakat Twitter pun tak kalah garang mengkomentari, salah satunya "apakah anggota DPR sudah memberikan contoh yang baik sehingga berani mengatakan Pong Harjatmo memberikan contoh buruk?

Atas tindakan berani ini Pong Harjatmo awalnya ditangkap oleh pihak keamanan DPR lalu akhirnya dilepaskan setelah menandatangai surat tidak mengulangi tindakan kembali dan bersedia memperbaiki kerusakan yang telah ditimbulkan.

Namun dalam wawancara di Metro tv malam harinya Pong mengatakan, saat masih berada digedun DPR para wartawan mengajukan diri untuk memperbaiki dan saat ditanya apakah akan melanjutkan dengan aksi-aksi yang lain, dengan tegas beliau bilang Iya, mari kita beraksi bersama.

Salut untuk Pong Harjatmo walau sudah berumur masih tetap punya energi untuk negeri ini. Masih bisa memberikn inspirasi bagi generasi muda bagaimana harus berjuang untuk bangsa. Dulu berjuag dengan bambu runcing dan senjata rampasan kini dengan cat pilox. Action Only No Talk.
BACK

Baca selengkapnya......

20 July 2010

Gambaran Patah Hati



Beginilah gambaran patah hati yang sebenarnya, bukan lagi ungkapan atau kiasan untuk menggambarkan frustrasi akibat putus cinta ditinggal kekasih.

Gambar ini hasil dari ct scan abdomen dari seorang remaja putri berusia 14 tahun yang mengalami kecelakaan lalulintas beberapa hari yang lalu. Besar kemungkinan penyebab ruptur ini adalah daerah perut kanan remaja ini terhantam oleh setang sepeda motor yang dinaikinya.



Saat pemeriksaan ct scan kondisi pasien sangat lemah kulit berwarnah putih namun saat selesai pemeriksaan kulit sudah berubah kuning. Memang pemeriksaan lab untuk fungsi hatinya menurut koas yang mengantar sudah sangat dibawah rata-rata, saya lupa mencatat nilainya. Selain ruptur hepar pasien ini juga mengalami ruptur ginjal kanan, seperti yang terlihat dalam gambar ct scan dibawah.

Hikmah yang dapat dipetik, selalu hati-hati dijalan ya rekan-rekan.

BACK

Baca selengkapnya......

18 July 2010

Sinar X Membuka Rahasia Teknik Melukis Mona Lisa



Kantor berita CNN telah mengabarkan bahwa sejumlah peneliti di Prancis telah membuka rahasia teknik melukis mona lisa garapan Da Vinci pelukis yang tersohor itu. Saya menemukan linknya kemudian mentranslatenya dengan bantuan google translate. Walaupun misterinya telah terbuka, saya tetap tidak bisa melukis seperti yang beliau lakukan.

Berikut berita yang telah saya alih bahasakan, dibawah berita tersebut saya letakan berita aslinya, barangkali ada rekan-rekan yang bisa mengartikanya lebih baik.

CNN) - Para ilmuwan telah membuka pintu misteri lain lukisan Mona Lisa dengan menentukan bagaimana Leonardo Da Vinci membuat tone kulitnya dengan sempurna.

Dengan menggunakan teknik X-ray, tim "mengupas" lapisan lukisan kondang ini untuk melihat bagaimana sang master dari Italia memperoleh gradasi sempurna dari terang ke gelap.

Teknik yang digunakan oleh Da Vinci dan beberapa pelukis dari jaman Renaisans lain untuk mencapai kehalusan ini disebut "Sfumato," dan penguraian itu memungkinkan para ilmuwan untuk menentukan komposisi dan ketebalan lapisan cat.

Philippe Walter, seorang ilmuwan senior di du Laboratoire berbasis di Paris Centre de Recherche et de Restorasi des Musees de France, mengatakan kepada CNN: "Ini akan membantu kita untuk memahami bagaimana Da Vinci membuat bahan nya ... jumlah minyak yang dicampur dengan pigmen, sifat dari bahan organik, ini akan membantu para sejarawan seni. "

Walter dan rekan-rekannya menggunakan X-ray fluorescence (XRF) spektrometri untuk menentukan komposisi dan ketebalan setiap lapisan cat dari Mona Lisa di Museum Louvre di Paris, di mana lukisan berada yang sehari-harinya di batasi oleh kaca antipeluru. Sejarawan Seni percaya lukisan ini dilukis oleh Da Vinci di tahun 1503.

Mereka menemukan terdapat beberapa lapisan tipis berukuran satu atau dua micrometer, terjadi peningkatan ketebalan lapisan 3-40 mikrometer di bagian-bagian yang lebih gelap dari lukisan itu. 1 Mikrometer sama dengan 1 / 1000 milimeter.

Mereka percaya ini adalah karakter suatu teknik lukisan yang menggunakan glasir dan lapisan-lapisan tipis bertumpuk untuk membangun bayangan di wajah.

Cara yang digunakan Da Vinci untuk melukis daging dengan "transisi halusnya" adalah yang pertama kali di Italia pada akhir abad ke-15, dikaitkan dengan kreativitas dan penelitian untuk memperoleh formulasi cat baru. Demikian penjelasan dari para peneliti.

Walter mengatakan hampir tidak mungkin untuk melihat sapuan kuas pada Mona Lisa.

Hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal Angewandte Chemie, juga melihat beberapa lukisan Da Vinci lainnya yang akhirnya dapat membantu untuk menentukan kapan dan bagaimana ia melukis sebagian karya-nya.

Namun, Walter, menambahkan: "Masih banyak misteri seputar Mona Lisa. Cara ini tidak dapat menjelaskan mengapa ia melukis dan motivasinya, yang dapat dijelaskan hanya tentang materi."


Sumber

Teks Asli :

(CNN) -- Scientists have unlocked another Mona Lisa mystery by determining how Leonardo Da Vinci painted her near faultless skin tones.
Using X-ray techniques, a team "unpeeled" the layers of the famous painting to see how the Italian master achieved his barely perceptible graduation of tones from light to dark.

The technique used by Da Vinci and some other Renaissance painters to achieve this subtlety is called "sfumato," and unraveling it allowed the scientists to determined the composition and the thickness of the paint layers.

Philippe Walter, a senior scientist at the Paris-based Laboratoire du Centre de Recherche et de Restauration des Musees de France, told CNN: "This will help us to understand how Da Vinci made his materials... the amount of oil that was mixed with pigments, the nature of the organic materials, it will help art historians."

Walter and his colleagues used X-ray fluorescence (XRF) spectrometry to determine the composition and thickness of each painted layer of the Mona Lisa in the Louvre Museum in Paris, where the painting is normally kept behind bulletproof glass. Art historians believe it was painted by Da Vinci in 1503.

They found that some layers were as thin as one or two micrometers and that these layers increased in thickness to 30 to 40 micrometers in darker parts of the painting. A micrometer is one thousandth of one millimeter.

They believe this characterizes a technique of painting that uses a glaze, or very thin layer, to build up shadows in the face.

The manner in which Da Vinci painted flesh, "his softened transitions," were pioneering work in Italy at the end of the 15th century, say the researchers, and were linked to his creativity and his research to obtain new paint formulations.

Walter said it is almost impossible to see any brushstrokes on the Mona Lisa.

The research, which is reported in the journal Angewandte Chemie, also looked at several other Da Vinci paintings and could eventually help to determine when and how he painted some of his masterpieces.

However, Walter, added: "There is still plenty of mystery surrounding the Mona Lisa. This does not tell us why he painted, about his motivation, just about the materials."


Eh ternyata berita ini ada juga di inilah.com . Berikut salinannya :

Rahasia Lukisan Mona Lisa Sedikit Terungkap

Senyum teka-teki penuh misteri dari tokoh ‘Mona Lisa’ berhasil sedikit dibongkar oleh ilmuwan asal Prancis.

Peneliti asal prancis mempelajari tujuh lukisan Leonardo da Vinci di Lovre Museum, termasuk Mona Lisa untuk menganalisis lapisan cat bertumpuk dan glasir yang digunakan oleh seniman kondang ini.

Pakar dari Pusat Penelitian dan Restorasi Museum Prancis menemukan bahwa da Vinci melukis hingga 30 lapisan cat pada karya-karyanya untuk menghadirkan nuansa.

Semua lapisan memiliki ketebalan kurang dari 40 mikrometer atau sekitar setengah ketebalan rambut manusia, ujar peneliti Philippe Walter seperti dikutip dari Yahoo News.

Teknik yang disebut "Sfumato” ini memungkinkan da Vinci untuk memberikan garis besar dan kontur kualitas yang kabur serta menciptakan ilusi kedalaman dan bayangan dengan menggunakan tekniknya yang terkenal, tetapi studi ilmiah ini memiliki batasan karena harus dilakukan tes sampel dari lukisan.

Ilmuwan membawa alat khusus berteknologi tinggi yang mereka kembangkan ke museum untuk mempelajari ‘potret wajah ' yang merupakan simbol dari Sfumato. Proyek ini dikembangkan melalui kerjasama dengan European Synchrotron Radiation Facility di Grenoble.

Alat ini sangat tepat karena "sekarang kita bisa mengetahui campuran pigmen yang digunakan oleh seniman untuk setiap lapisan cat," kata Walter kepada Associated Press. "Dan alat tersebut sangat penting untuk memahami teknik ini."

Analisis dari berbagai lukisan tersebut juga menunjukkan da Vinci terus mencoba metode baru, ujar Walter. Dalam lukisan "Mona Lisa," da Vinci menggunakan oksida mangan dalam cakupan bayangan. Selain itu, dia menggunakan tembaga. Seringkali da Vinci menggunakan glasir, tetapi tidak selalu. Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal kimia bernama Angewandte Chemie.

Sumber

BACK

Baca selengkapnya......

07 July 2010

Luka Tembak Di Kepala



Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak dan sakit. Jadi melihat gambar ini pikiran saya wah ini bukan hasil dari senapan angin, proyektilnya terlalu besar untuk sebuah peluru senapan angin dan jarak masuk peluru pun terlalu jauh kedalam.

Terdorong oleh penasaran saya tanya kepada koas yang mengantar bagaimana kejadiannya. Koas bercerita bahwa pasien ini ditembak oleh ayahnya sendiri dari jarak kurang lebih 10 meter karena sang ayah mengira anaknya adalah monyet buruan. Ditempat pasien ini tinggal memang lagi banyak monyet yang merusak lahan perkebunan, jadi pada suatu malam pasien ini diajak ayahnya untuk menghalau dan berburu monyet-monyet tersebut. Pasien terjun duluan kedalam kebun sementara ayahnya mengintai dari belakang.

Sebuah ranting dan semak terlihat bergoyang, sang ayah kemudian membidik dan melepaskan tembakan ke arah semak yang bergoyang namun apa daya ternyata yang kena adalah kepala sang anak. Selesailah acara berburu tersebut berganti dengan kepanikan.

Di rumah sakit sang ayah mengaku senapan yang dibawa adalah senapan angin yang biasa digunakan untuk menembak burung, sehingga senapan ini juga lazim dibilang senapan burung. Yah apalah namanya yang jelas senapan ini telah melukai seorang anak dan dampaknya sangat jelas. Untuk trauma seperti ini hasil akhirnya kalau tidak berujung pada kematian pasti itu cacat tetap.

Keluar dari ruangan CT Scan saya tidak mengetahui kabar dari pasien ini hingga tulisan ini saya publish di blog. Namun yang pasti menurut analisa koas dan beberapa sejawat radiografer, pasien ini pasti akan dioperasi untuk mengeluarkan proyektil dan menyetop perdarahan dalam oak yang terjadi.

Pesan yang dapat diambil, jangan berburu bersama anak tercinta, tapi kalau memang hobi saat akan membidik dan menekan pelatuk pastikan anak ada didekat kita atau kita mengetahui dimana keberadaan anak. Sebaiknya tidak cuma anak tapi siapa pun itu yang kita ajak saat berburu.



Darah memenuhi Ventrikel 3









BACK

Baca selengkapnya......

02 July 2010

Cerita Tangkil Pada Puncak Karya Tamblingan



Sabtu lalu 26 juni 2010 bertepatan dengan purama kasa adalah puncak karya pemlaspasan dan piodalan di Pura Penataran Tamblingan. Dari jauh hari kami Yowana Paramarta Maha Semaya Warga Pande telah mempersiapkan agenda untuk ngayah dan tangkil bersama. Mulai dari jadual tangkil hingga dana punia yang akan diberikan telah kami koordinir, tujuannya tidak lain agar karya tersebut dapat berjalan dengan sukses. Berikut sedikit cerita tangkil hari itu.

Awalnya saya hendak berangkat berdua dengan adik saja pagi jam 8, tetapi last minute akan berangkat istri beserta anak memutuskan untuk ikut, jadilah kami menunggu dia untuk bersiap-siap, lumayan lama juga kami menunggu, tau sendiri kan bagaimana rekasi perempuan kalau sudah bertemu make up, cermin dan baju. Sebelumnya istri saya memang mengatakan tidak ikut menemani tangkil pada puncak karya karena neneknya meninggal persis dua hari kemarin, cuntaka jelasnya, okelah saya tidak memaksa sebab melalui konsultasi dengan senior cuntaka dapat melalui perasaan berkabung walaupun seseorang telah mepamit dari sanggah. Tepat kemarin malam jenasah neneknya telah dikubur, hari ini mungkin perasaannya lebih enak jadi dia memutuskan untuk ikut tangkil.

Kira-kira jam 9.00 kami meninggalkan Denpasar bertolak menuju Tamblingan. Menginjak daerah Baturiti cuaca berubah menjadi berkabut dan hujan yang lumayan deras hingga memaksa saya melarikan kendaraan pelan-pelan karena jarak pandang sangat terbatas. Cuaca begini tidak berubah hingga bedugul terlewati. Memasuki perbatasan danau Buyan dan Tamblingan disekitar daerah wanagiri hujan dan kabut mulai reda hingga benar-benar cerah dan kering begitu kami menginjak daerah Danau Tamblingan.

Tiba di parkir depan Pura sekitar pukul 11, suasana telah penuh sesak oleh pemedek, pedagang kaki lima berjejer mengelilingi pinggir parkir, suara gong dan kidung bertalu bersahut-sahutan. Istri yang kelupaan membawa dupa lalu membeli di salah satu pedagang, lumayan murah harga per satu bungkus kertas Rp 500, kalo di Denpasar segini mungkin seribuan.

Masuk melalui pintu utama tak lupa memercikan tirta pengelukatan sebagai sarana pebersihan sebelum masuk tempat suci. Acara saat itu adalah suguhan tari Baris, dilanjut dengan persembahyangan. Yang unik dari sembahyang kali ini adalah muspanya sebanyak kurang lebih 8 kali dan bunga saat muspa ke empat harus berwarna merah lalu selesai muspa bunga tersebut harus dikumpulkan untuk selanjutnya dibakar di prapen pura abunya untuk dicolek di kening.

Oh iya hampir lupa cerita, saya juga bertemu semeton yowana Dego Pande Suryantara aktu di dalam Pura, memang sebelumnya kita janjian untuk datang pagi hari ini, saya ditugaskan untuk foto-foto dan Dego humas Group Facebook Warga Pande Bali, dari sepanjang perjalanan Dego kerap menelpon bertanya saya sudah sampai mana dan meminta saya segera sampai karena rentetan acara akan dimulai atau bahkan sudah dimulai. Bahkan dia cerita kalau sempat membagi-bagikan alamat email ke pemedek yang kebetulan memfoto-foto acara agar hasil fotonya dibagi-bagi ke emailnya karena dia tidak membawa kamera.

Iseng-iseng sebelum pulang kami mencicipi hidangan yang dijajakan pedagang disini. Saya pilih tipat tahu, istri nyoba bakso, dia memang suka banget bakso. Seporsi tipat tahu harganya 4000 rupiah, rasanya sama dengan tipat tahu pakai rombong yang biasa keliling perumahan, untuk bakso rasanya tidak terlalu enak, tandanya masih ada sisa dalam mangkok bakso istri saya, harganya 7000 rupiah, cukup mahal untuk rasa bakso seperti itu.

Pukul 14.00 kita pamit dari Pura dan langsung menuju Denpasar. Singgah sebentar untuk foto-foto di pertigaan Gobleg. Viewnya betul-betul sempurna. Sekitar pukul 16.15 kita tiba di rumah.


BACK

Baca selengkapnya......

23 June 2010

Pertemuan Yowana Paramarta Pande di My Mart



Pertemuan kemarin malam 22 Juni 2010 di My Mart jalan Mahendradata selatan dengan semeton yowana paramarta betul-betul guyub, ceria, dan menyenangkan. Saya sendiri datang pukul 21.00 sangat telat dari undangan semula pukul 18.00, sebab saya harus mengisi jam di salah satu RS Swasta di Kuta, maap ya rekan-rekan (saudara harusnya). Agendanya adalah membahas kegiatan yang akan dilakukan semeton Yowana mulai dari awal karya di Pura Penataran Pande Tamblingan tanggal 24 Juni 2010 hingga nyineb tanggal 29 Juni 2010.

Saat saya datang semua semeton sudah kumpul, saling ngobrol dan bercanda, saya hanya jadi pelengkap saja sebetulnya, yang terlihat sibuk dan serius hanya Yande, Agus Pande dan Pande Bali. Dego sibuk facebookan dan kaik-kaik (triak-triak) nonton bola, Yulita sibuk main ramal dengan nyonyah Pande Bali, Novi sibuk benerin netbuknya,dan saya..saya sibuk ngobrol dengan Pande Lukis yang ternyata kawan dekat dari temen sekelas saya SMA yang juga guru gitar saya, si Didot gitaris Born By Mistake, band hardcore lokal yang lumayan terkenal. Pande Lukis ini adalah saudara dari Pande Bali yang diundang lewat sms, dia tidak punya akun facebook sama sekali, males katanya.

Ditengah acara kita memungut dana punia dari semeton yang hadir. Saya betul-betul salut dengan semangat medana punia semeton yowana pande, rata-rata mengeluarkan 100rb. Total terkumpul 850rb yang nanti pada tanggal 24 akan dibelikan beras, air minum mineral, gula kopi dan lain-lain, sesuai dengan permohonan ketua MSWP kepada kami yowana pande.

Jam 11 kurang 15 menit, Yande menutup pertemuan dengan kesimpulan :

1. Tanggal 24 akan berangkat tim beranggotakan Yande, Pande Bali dan Agus Pande yang membawa seluruh sumbangan. Berangkat pagi sekitar pukul 07.00

2. Tanggal 26 semeton yowana paramarta akan tangkil sore hari dan sekalian mekemit.

3. Untuk tanggal selanjutnya akan dibahas belakangan.

berikut foto-foto kegiatan yang saya ambil dari albumnya Pande Bali, kebetulan saat itu saya tidak membawa kamera.






BACK

Baca selengkapnya......

21 June 2010

Ngayah ke Tamblingan episode ke 2



Sembari mengomentari status FB semeton Pande yang menggunung dan derasnya hujaman notification, saya menulis catatan perjalanan ngayah yang kedua kalinya ini. Sangat sulit memang, apalagi ditambah jumlah pasien yang lumayan, ya betul saya menulisnya sambil kerja malam, akhirnya saya memerlukan dua hari untuk menyelesaikannya.

Sebelumnya sempat ada kabar pelaksanaan ngayah ini akan diundur karena semeton yang tangkil tidak banyak, terbukti reaksi Facebook sepi dan datar, akan tetapi last day akan berangkat semua dapat approve dan confirm untuk jadi berangkat, legalah rasanya untuk mengikuti acara besok karena yakin ada timpal disana yang diajak, dan memang kenyataannya membuat kita bahagia, yang datang jauh lebih banyak dari perkiraan.

Pagi hari pukul 7 saya sudah berjaga dengan dress yang mantap (setidak-tidaknya menurut saya) untuk menunggu adik yang rencananya akan datang menghampiri, kita janjian berangkat bareng kemaren malam. Sejak saya menikah kami pisah tempat tinggal, saya bersama keluarga kecil dan dia sama bapak dan ibunya (bapak ibu kita kale). Sampai setengah jam saya tunggu sambil ngupi dan ngempu orang ini tidak tampak batang hidungnya. Akhirnya jam 8 kurang dikit dia muncul tergopoh-gopoh menjelaskan kalo motornya mogok dan memang saat menuju kesini dia memakai motor bapak.

Segera kita berangkat dengan sedikit ngebut, tujuan pertama Candikuning menghampiri semeton yang stand by di Pura Ulun Danu Beratan, sepanjang jalan lalu lintas normal, namun sedikit padat mungkin karena hari ini hari minggu, biasanya dipake orang kota melali ke Budugul untuk rekreasi. Ditengah perjalanan kami mampir sebentar di sebuah minimarket di daerah Baturiti untuk apdet status (halah), dan beli stok makan siang dan minum karena memang sesuai arahan koordinator kita harus mandiri masalah perut sendiri-sendiri (setuju untuk ini), Saya pilih makan siang yang rada western dikit yaitu roti dan minuman kaleng.

Di Candikuning terlihat Dego dengan dua pendamping bajang jegeg yang saya tahu salah satunya Ryae Pande dan satunya lagi saya belum kenal, oh namanya Intan, jadi jelas setelah kita kenalan. Dego rupanya sedang menunggu Yande Putrawan dan Pande Bali yang lewat telpon bilang lagi beli ambu dan peralatan ngayah. Karena hari menginjak siang dan mulai sedikit panas, kami memutuskan berangkat duluan menuju lokasi nanti biar disusul mereka, kasian dua bajang jegeg yang diajak Dego mulai kegerahan (ngeles..padahal pingin cepet moto-moto danau).

Melewati jalan di atas danau Buyan saya tidak sabar ingin mengabadikan view menakjubkan yang tidak tiap hari bisa dilihat kalo lagi di kota (sok kota). Saya menepi di pinggiran jalan yang agak lapang sembari mengkode Dego untuk duluan saja. 10 menit kami foto-foto dan ngajumang ilmu jepret yang aslinya ga seberapa pintar, untuk hasilnya dapat dilihat di facebook, silahkan jika ingin berkunjung dan kasi komentar. Adik saya juga bercerita tentang jalan setapak dari Danau Buyan yang bisa tembus hingga danau Tamblingan, dia bahkan menunjukan arah-arahnya. Waktu SMA dia ekstra pencinta alam dan sering hiking dengan temen-temennya. Tidak ingin berlama-lama dan buang waktu perjalanan kami lanjutkan.

Sampailah paving blok yang merupakan jalan akses ke Danau Tamblingan. Saya bertemu Yande yang kebelet pipis, dia berada tepat di belakang kendaraan kami dan di depan ada truk sarat muatan bambu dengan tujuan yang sama. Truk memberi kami jalan duluan karena mereka tentu akan sangat lambat melawati jalan tanah berbatu itu (bijaksana banget pak Supir truk). Tidak sampai 10 menit jalan berbatu tersebut menunjukan ujungnya yaitu Pura Penataran Pande Tamblingan, tujuan kami dari awal.

Disana rupanya semeton Yowana Paramarta telah banyak yang duluan sampai, mereka bahkan telah bekerja mengolah bambu dikomandani oleh bli Pande Tamanbali. Dalam kerumunan terlihat juga bli Pande Baik dan rombongan, segera kami hampiri senior dan tukang kompor saya ngeblog itu. Kami ngobrol sebentar kemudian perhatian tertuju pada semeton Yowana dari Peliatan Ubud, kami kagum dan salut melihat kerja mereka, betul-betul menunjukan dedikasi tinggi terhadap warga (kasi jempol untuk bli Tamanbali dan pasukan). Tidak lama dengan bli Pande Baik saya lalu keliling untuk foto-foto, sok fotografer ceritanya sambil baca-baca buku karya Maha Semaya Warga Pande (MSWP) sambil mendengar cerita pak Dedes ketua MSWP saat ini

Matahari tak terasa telah sampai diatas ubun-ubun, pak Dedes memerintahkan untuk stop kerja dan segera makan siang di pewaregan. Sedikit malu-malu saya pergi ke pewarega beserta semeton semua. Makan siang dibuat oleh truni bajang jegeg semeton Pande, rasanya mantap dilidah saya, namun beberapa rekan bilang sambalnya sangat pedas, menurut mereka sangat cocok untuk udara dingin seperti disini, yang anget kan bibir doang,badan sih tetep kalo makan sambel gitu saya menimpali.

Selesai makan siang ada dialog yang di pimpin oleh pak Dedes, intinya tentang pembentukan Pura ini dan cerita dibelakangnya. Saya kurang terlalu mendengarkan, selain telat masuk ruang diskusi karena disuru jepret-jepret bajang jegeg di dapur juga duduk saya paling belakang sangat jauh dari pembicara. Pkir saya ah tunggu aja nanti tulisan bli Pande Baik atau Yande Putrawan

Kira-kira pukul 14.00 dialog selesai, lalu kami dipersilahkan mempmit jika ingin segera meninggalkan lokasi. Saya memilih untuk pergi ke pinggir danau karena dari atas jalan tempo hari dan tadi saya melihat ada pura di ujung danau ini, saya ingin tau pura apa kira-kira? Jalan menuju kesana masi berupa jalan setapak, tanah basah. Sebelum sampai ke pura tadi, banyak orang asli sana yang mancing dipinggir jalan oh rupanya ini spot mancing orang sini, dari sana saya naik sedikit sampailah ke pura tanpa papan naman itu. Saya jeprat-jepret sedikit untuk dokumentasi lalu saya segera balik. Keberadaan Pura tersebut saya tanyakan kepada pak Dedes, beliau bilang pura tadi adalah Pura Dalem Tambingan, what pura Dalem? saya terkejut, karena pura Dalem adalah pura tempat memuja Dewa Siwa dan biasanya ada di pinggir datau dekat kuburan (setra.

Pukul 14.15 saya bertolak ke Denpasar. Di Pasar bedugul jalanan macet penyebabnya apalagi kalo bukan orang mau belanja parkir sembarangan. Adik saya sempat menghardik seorang supir yang bikin macet karena kendaraannya parkir terlalu ketengah dari badan jalan. Pukul 16.15 saya sampai di rumah tanpa oleh-oleh hanya membawa cerita dan foto.

Hasil foto dapat dilihat di album Facebook saya. Kapan-kapan saya taruh sebagian disini, namun untuk sekarang cukup segini dulu, bentar lagi saya mau kerja.
BACK

Baca selengkapnya......

18 June 2010

Ngayah Lagi Ke Tamblingan



Setelah rapat kedua dalam agenda pembentukan Yowana Paramarta Maha Semaya Warga Pande (YP-MSWP) yang diadakan tanggal 13 Juni 2010 bertempat di Ulam Segara Jln Drupadi 1 Renon, didapatkan kemufakatan untuk ngayah bersama hari minggu tanggal 20 Juni 2010 ke Pura Penataran Pande Tamblingan, hal ini dimaksudkan agar kita dapat ngaturang ayah sebelum terlaksananya acara puncak pemlaspasan tanggal 26 Juni 2010.

Oleh karena itu kami mengajak rekan-rekan semua semeton warga Pande terutama yang masih Yowana (muda-mudi) untuk ikut serta dalam acara ngayah ini. Besar harapan agar banyak semeton Yowana dapat turut serta karena masi banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Sesuai laporan bli Pande Tamanbali lewat Facebook, pekerjaan yg akan dikerjakan antara lain menghias penjor, masang ambu, mungkin juga tedung, kober dll. Selain itu juga kita dapat bersama-sama saling berkenalan sesama semeton Pande agar terjadi rasa keakraban diantara kita.

Untuk teknis keberangkatan sesuai dengan arahan yang ditulis Yande Putrawan dalam facebook saya copas aja dibawah :
--

Adapun Teknis keberangkatan adalah :
- agar sudah bisa berkumpul pada pukul 8 pagi di Pura Danau Beratan (obyek wisata) dan dari sana akan berangkat bersama menuju pura.
- menggunakan kendaraan diluar sedan mengingat kondisi jalan menuju pura belum beraspal, disarankan jeep atau mobil profil tinggi.
- agar tidak memberatkan panitia di lokasi, diharapkan semeton berkenan menyiapkan sedikit konsumsi, minimal nasi bungkus untuk diri sendiri dan semeton yang diajak bareng;
- membawa peralatan ringan seperti blakas atau mutik atau bisa juga ember dan sekop untuk membentuk badan jalan menuju Pura.
- Pakaian adat ringan.
demikian kami sampaikan, besar harapan kami semeton semua bisa tangkil untuk menunjukkan kebersatuan sesama semeton pande.

===

Untuk acara rapat tempo hari, semeton yang datang melonjak tiga kali lipat dari rapat sebelumnya yaitu sebanyak 17 Orang, suasana sangat hangat, ceria, banyak masukan dan cerita tentang Pande yang didapat. Berikut saya tampilkan semeton yang datang saat itu : Yande Putrawan, Pande Pratama, bli Pande Baik, Pande Pradipta, Dego Pande Suryantara, Pande Budi Rianita, bli Kadek Suwerta, bli Wayan Suprapta, bli Pande Tamanbali, djeng Pande Novi, Kadek Pande, Pande Sudiastari, saya sendiri, Pande Putu Yadnya, Pande Nypoetu, dan Pande Yasa. Sekalian saya sertakan link facebook mereka, jadi semeton semua dapat berkontak langsung dengan mereka.

Sedikit foto-foto acara tersebut :



BACK

Baca selengkapnya......