Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

19 November 2009

Ulang Tahun Bali Blogger Community Yang Ke Dua


Bali Blogger Community
Tak terasa sudah dua tahun usia komunitas tukang ngeblog di Bali yang bernama BBC kepanjangan dari Bali Blogger Community. Kini dengan jumlah anggota 300an orang merupakan komunitas yang tergolong besar dan patut diperhitungkan, padahal awalnya hanya terkumpul 33 orang pada tanggal 11 November 2007, tanggal tersebut lalu kemudian menjadi hari kelahiran BBC.

Saya sendiri baru mengikuti komunitas ini dari awal tahun 2008. Pertama saya tahu dari koran kalau tidak salah Nusa Bali tanggal dan tahunnya lupa,di halaman tengah terpampang berita tentang BBC satu halaman penuh. Mulai dari situ saya tergerak untuk mencari apa itu blog, BBC dan segala macam yang berkaitan dengan bloging.

Akhirnya April tahun 2008 saya membuat blog sederhana di blogspot yang masih hidup hingga kini. Isinya tentang keseharian, kerjaan dan sebagainya yang kadarnya ringan-ringan saja. Kemudian saya memberanikan diri ikut milis.

Cerita berlalu kemudian nasib rupanya mempertemukan saya dengan blgger handal yang juga seorang dokter yaitu Dr Cock Wirawan. Kebetulan beliu menjadi rekan saya satu kantor. Dari beliau saya belajar banyak tentang blog berbayar, seo, adsense dan segala hal pernak pernik bloging.

Juli 2008 atas bimbingan dokter IMCW saya memberanikan diri sewa domain dan hosting lalu kemudian sedikit serius menekuni blog berbayar.

17 Agustus 2008 menjadi hari yang spesial bagi saya karena pada hari itu saya bisa bertemu dengan hampir seuruh blogger yang sebelumnya saya hanya tau lewat dunia maya, dalam acara pitulasan ala BBC di RSJ Bangli.

Kemudian pertemuan selanjutnya saya mulai coba ikut-ikutan, tapi yang namanya ngeblog sambil kerja (atau sebaliknya kerja sambil ngeblog) saya tidak selalu dapat mengikuti semua kegiatan.

Hingga akhirnya akan datang acara terakhir yaitu perayaan dua tahun BBC pada hari minggu tanggal 22 November 2009 mengambil tempat di Desa Budaya Kertalangu. Kali ini mengambil tema "Membangkitkan yang sudah mati". Semoga hingga datangnya acara tersebut, tidak ada aral yang melintang sehingga saya bisa ikut meramaikan.

Selamat Ulang Tahun yang kedua untuk Bali Blogger Community (BBC) semoga tetap sukses dan bisa memberikan kebahagiaan bagi anggotanya. Mai ngeblog pang sing belog.

*ditulis cepat tanpa editing
BACK

Baca selengkapnya......

09 November 2009

Beh..Sirsak Ternyata Obat Kanker.


Beh..saya baru tau kalo buah sirsak atau srikaya dalam bahasa Bali ternyata punya kandungan pembunuh Kanker yang (konon) katanya 10.000 kali lebih kuat dari pada kemoterapi. Padahal dalam forum terbesar di Indonesia info ini telah beredar dari tanggal 2 Okt 2009, bahkan dari hasil gugling info ini telah dipost dari tanggal 14 Maret 2009, kenapa saya baru dengar sekarang..hiks...lambat..lambat..atau ini akibat kutukan unsubscribe dari beberapa milis penting, maksudnya sih supaya hemat bandwidth.

Pertanyaan yang langsung terlintas dikepala saya adalah : berapa banyak harus dikonsumsi untuk mendapatkan khasiatnya? 1 kuintal perhari atau 1 ton perbulan? riset plis deh...Bagian apa saja yang bisa berguna untuk efek anti kanker tersebut? apakah daging buahnya, jusnya, atau malah batunya?

Pertanyaan tadi terjawab sebagian saya dapat dari penelusuran gugel mendalam, saya cantumkan pada baris terakhir dari tulisan ini.

Bagi yang belum tau berita lengkapnya berikut saya sertakan artikelnya hasil copy paste dari milis dan beberapa blog. Sengaja tidak ditulis link pastinya karena search digugel banyak banget sumbernya.

---
Buah Sirsak, Pembunuh Kanker (Terjemahan Bebas)

Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.
Tapi kenapa kita tidak tahu?

Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.

Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.

Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa Inggrisnya “Soursop”. Di Indonesia, ya buah Sirsak. Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.



Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi), effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.



Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :
 Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
 Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
 Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
 Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
 Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
 Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!
 Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat!

Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini,selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!



Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!

Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini.Kenapa?

Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatentkan.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusaha an gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset dan Aneka Test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAKmempublikasikan hasil riset ini.

Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset t id ak tega melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan t id ak dipublikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.



Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.



Setelah selama kurang lebih 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.



Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.
---
Cara Mengolah Sirsak Agar Mendapatkan Berbagai Khasiat.

Dalam suatu acara JBRO di taman Buah Mekarsari, ada penandatanganan MoU antara JBRO dengan Taman Buah Mekarsari.
Dalam kesempatan kunjungan ke area perkebunan, disampaikan oleh salah satu pakar buah disana bahwa Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.

Untuk pencegahan, disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk penyembuhan, bisa dengan merebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
Air yang tinggal 1 gelas dimimumkan ke penderita setiap hari 2 kali.

Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.
Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter,katanya cukup berkasiat.

Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.

Demikian sekedar sharing, barangkali ada saudara atau teman yang membutuhkan mungkin info ini bisa diteruskan dan mudah mudahan bermanfaat.

BACK

Baca selengkapnya......