Langsung ke konten utama

Sepenggal Cerita tentang Gempa di Bali Tempo Hari.


Sabtu kemarin 19 September 2009, Bali dan sekitarnya dikejutkan oleh gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter, menurut BMG gempa tersebut bersumber di 101 km arah Tenggara Nusa Dua Bali pada Kedalaman : 36 Km, getaran pertama tercatat pukul : 07:06:56 WITA, dan tidak berpotensi Tsunami.

Saya yang kebetulan sedang diatas motor dalam perjalanan menuju tempat kerja tidak merasakan adanya guncangan tersebut, tapi disepanjang jalan orang-orang pada berhamburan keluar sembari berteriak gempa..gempa... Beberapa saya lihat dalam pose tanpa persiapan menghadapi bencana alias apa adanya hanya ditutupi handuk atau pakaian tidur saja karena memang jam-jam tersebut beberapa orang sedang mandi atau bersiap-siap masuk kerja, beberapa juga masih asik-asik dengan bantalnya.

Tetanga saya sempat melaporkan sepedar motor yang didongkrak didepan rumah ambruk, syukur rumah saya baik-baik saja. Ada juga laporan dari rekan kerja saya katanya orang-orang pada panik dan beberapa tembok bangunan kantor retak-retak.

Sampai di tempat kerja langsung cek situs berita dan browsing mengenai kejadian ini, rupanya ada beberapa korban masuk rumah sakit, tercatat sekitar tujuh korban yang beralamat sekitar Kota Denpasar mengalami patah tulang dan luka-luka. Syukurnya tidak ada korban jiwa.

Bagaimana dengan Nusa Dua? Sebagai daerah terdekat dari sumber gempa dan ancaman Tsunami karena dikelilingi oleh pantai daerah ini patut mendapat perhatian serius. Untungnya tempat yang menjadi tujuan wisata bertaraf internasional tersebut hingga tulisan ini saya ketik dan beberapa situs berita saya browsing belum terdapat kerusakan yang berarti.

Kota-kota dan daerah pinggir timur Jawa Timur seperti Banyuwangi pun merasakan goyangan gempa tersebut, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan yang serius maupun korban jiwa. Sekian laporan singkat saya, bagaiana dengan rekan-rekan apakah ada yang mempunyai cerita tentang gempa ini, silahkan berbagi.

Semoga kita selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
BACK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…