Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

18 May 2009

Susahnya Membahagiakan Wanita


Saya tulis dalam bentuk humor, silahkan dibaca.


jika dikatakan cantik dikira menggoda

Jika dibilang jelek disangka menghina

Bila dibilang perkasa dia nangis

Maunya Emansipasi, tapi disuruh benerin genteng dia nolak (sambil ngomel : “Masa disamakan dengan cowok”)

Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di Bus, malah cemberut (sambil gomel: “egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan.”)

Maunya emansipasi, sono narik becak (sambil ngomel: “Mending guwa jualan pecela deh”)

Maunya Emansipasi, disuruh angkat beras, muka masam (sambil ngomel: “Cowok apaan nih, sudah tw beban guwa berat. Sudah ngangkat dua gunung, masih disuruh nagngkat beginian”)

Jika ditanyakan siapa yang paling dibanggakan, kebanyakan bilang ibunya. Tapi kenapa ya mereka lebih bangga jadi wanita karir, padahal ibu mereka adalah ibu rumah tangga..

Bila kesalahannya diingatkan, mukanya merah

Bila diajari mukanya merah

Bila disanjung mukanya merah

Jika marah mukanya merah

Kok sama semua?????

Bingung aku!!!!!

Ditanya iya atau tidak jawabnya “Diam”

Ditanya tidak atau iya jawabnya “Diam”

Ditanya iya atau iya jawabnya “Diam”

Ditanya tidak atau tidak jawabnya “Diam”

Ketika didiamkan malah marah

(repot deh guwa, aku disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya)

Dibilang ceriwis marah…

Dibilang berisik ngambek…

Dibilang banyak mulut tersinggung…

Tapi klo dbilang “SUPEL wadow” seneng banget…

Padahal sama saja maksudnya….

Dibilang gemuk, gak seneng…

Padahal kan gemuk itu sehat…

Dibilang kurus malah seneng…..

Padahal maksud kita….

“Kenapa loe kurusan. Gak pernah makan Bukk?????”

Itulah wanita….

Makin pria bingung, makin dia senang…..

Huh dasar….




Begitu Susahkah Memahami Wanita ?

Suatu malam, ketika sedang berjalan sepanjang pantai California , seorang pria menemukan lampu tua yang diletakkan di atas batu. Ketika ia mengambil dan menggosoknya, seorang Jin mendadak muncul. “Baik, cukup sudah!” bentak Jin itu. “Ini keempat kalinya dalam bulan ini orang menggangguku! Aku begitu marah sampai aku hanya akan memberimu satu permintaan bukannya tiga! Jadi ayolah, ayo! Katakan apa yang kau inginkan, dan jangan membuang waktuku seharian!.”

Orang itu berpikir cepat, kemudian berkata, “Yah, aku selalu bermimpi pergi ke Hawaii , tetapi aku takut terbang dan aku cenderung mabuk laut di atas kapal. Bagaimana kalau kau buatkan aku jembatan ke Hawaii ? Dengan begitu, aku bisa naik mobil ke sana .” Jin itu tertawa. “Jembatan ke Hawaii ?! Kau pasti bercanda? Bagaimana aku bisa mendapat penyangga yang sampai ke dasar samudera? Itu membutuhkan terlalu banyak baja, dan sangat terlalu banyak beton! itu sama sekali tidak bisa dilakukan! Pikirkan permintaan lain!” Kecewa, pria itu berusaha keras untuk memikirkan permintaan lain.

Akhirnya ia berkata, “Baiklah, aku punya keinginan lain. Semua wanita dalam hidupku berkata aku tidak peka. Aku berusaha dan berusaha untuk menyenangkan mereka, tetapi tidak ada yang berhasil. Aku tidak tahu di mana kesalahanku. Satu permintaanku adalah untuk mengerti wanita…. tahu bagaimana sebenarnya perasaan mereka ketika mereka membisu padaku… tahu mengapa mereka menangis … tahu apa yang mereka inginkan ketika mereka tidak memberitahu aku apa yang sebenarnya mereka inginkan… aku ingin tahu apa yang membuat mereka benar-benar bahagia”.

Sunyi sejenak, kemudian Jin itu berkata, “Kau mau jembatan itu berjalur dua atau empat?”

Inti Cerita : benarkah wanita begitu rumit untuk dipahami?

BACK

Baca Juga Yang Ini



No comments:

Post a Comment