Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

08 April 2009

Badan Usaha Milik Daerah Terburuk


PDAM Denpasar patut saya beri julukan badan usaha terburuk dalam pelayanan pembayaran tagihan bulanan, bagaimana tidak, pembayaran yang dilakukan rutin tiap bulan saja susah setengah mati, perlu perjuangan ekstra yang menguras waktu dan tenaga
saya sampai ngantre berjam-jam di BPD Monang Maning beberapa waktu lalu dan yang paling sial suatu waktu ketika sudah sampai urutan depan tiba-tiba saja petugas tidak bisa melayani karena komputer hang.

Hampir dua minggu lamanya saya menjadi pemantau antrean dengan tujuan memantau suasana yang sedikit longgar untuk membayar, akan tetapi pelataran BPD tetap penuh, walau saya coba datang pagi sebelum jam operasional namun suasana tetap padat dan telah terjadi antrean.

Karena sudah mendekati dead line pembayaran yaitu tanggal 20, saya coba membayar di kantor pusat PDAM jalan Ahmad Yani Lumintang dengan harapan suasana yang tidak ramai, akan tetapi disana tetap juga antre, baiklah mengingat tidak waktu lagi untuk membayar saya ikuti saja permainan membosankan ini
Kenyataan yang saya terima lebih parah, ketika sudah berhadapan dengan petugas kasir dengan perjuangan kira-kira satu jam mengantre, saya diberi informasi bahwa pembayaran untuk tagihan saya tidak dapat dilakukan ditempat ini karena data rekening saya masih ada di BPD, apa lagi maksudnya? Pertanyaan saya tidak mendapat jawaban dari ibu itu, saya hampiri bagian informasi,pertanyaan saya terjawab rupanya disini tempat membayar untuk rekening yang terlambat atau ada tunggakan, badah..Harusnya tulis donk besar-besar di atas loket sehingga orang yang tidak mengerti tidak sampai mengantre buang-buang waktu dan tenaga.

Akhirnya dengan perasaan dongkol saya tinggalkan tempat tersebut. Teringat ucapan seorang temen kantor bahwa ATM BPD bisa dipakai membayar rekening apa saja saya coba mampir ke salah satu ATMnya, segera saya melakukan transaksi, dan ternyata bisa, saya telah sukses membayar rekening PDAM hanya dengan memasukan nomor sambungan saja.
Biaya pembayaran tagihan PDAM lewat ATM ini dikenai Rp1000 yang ipotong langsung lewat saldo tabungan. Informasi ini saya peroleh dari seoran staf BPD Monang Maning. Saya pikir penggunaan ATM untuk bayar rekening ini kurang sosiasasi, seharusnya PDAM dan BPD bekerja sama mempe luas informasi ini agar PDAM tidak dicap sebagai Badan Usaha Milik Daerah Terburuk.

Akhirnya mulai saat itu saya membayar tagihan air termasuk juga listrik dan telepon rumah lewat ATM BPD BALI.
BACK

Baca Juga Yang Ini



No comments:

Post a Comment