Langsung ke konten utama

Akhirnya Mencoba Smart


Image Hosting by Picoodle.com
Setelah per tanggal 28 November 2008 saya lepas dari Starone pasca bayar, rencana saya untuk mencoba broom berubah, iklan paket HP modem dari Smart Telecom seharga 289ribu rupiah telah mengubah tekad saya dengan keji. Keinginan mencoba sesuatu yang baru walau belum jelas gimana juntrungannya dikemudian hari begitu meletup didada. Tipikal darah muda..halah. Saya cuma sekedar ingin membuktikan apakah Smart ini sesuai dengan semboyannya yaitu Hebat Hemat.

Tanggal 29 Desember saya cari info dulu, ternyata yang ngantre di kantor Smart Teuku Umar banyak banget, HP tersebut juga telah sold out...weleh..weleh..hebat banget provokasi Smart Telecom ini, padahal review di milis dikatakan bahwa Denpasar belum sempurna koneksi internet untuk Smart. Tanggal 1 Desember saya kembali lagi pagi harinya saat itu galeri smart belum buka, ternyata sudah ada yang ngantre sekitar 5 orang. Gila pikir saya, Smart sehebat itu kah? Belum buka saja sudah di antre orang. Sembari menunggu saya iseng-iseng ngobrol dengan salah satu pengantre.

Namanya saya lupa yang jelas bliau ini orang IT yang kerja di suatu perusahaan di Batubulan. Dia datang ke Smart untuk komplain kalau fasilitas internetnya ga bagus bahkan macet sama sekali beda dengan yang ada di iklan-iklan. Dia mau minta balikin uangnya tidak jadi beli Smart tersebut. Wih ngeriii...saya coba tanya apa saran untuk yang pingin punya Smart seperti sekarang. Dia bilang mending tunggu aja dulu sampe jaringannya baik baru beli. Mmmm..saran yang bagus. Tapi saya sudah kadung antri dan naluri coba-coba tidak bisa dibendung lagi.

Sejam kemudian HP tersebut sudah ada ditangan saya. Saya amati ternyata hp ini banyak sisi uniknya, yang paling bikin saya geleng kepala ternyata chargernya memakai kabel USB, iya betul hp ini dichas menggunakan koneksi USB. Saya tidak pernah melihatnya di HP pasaran yang beredar disini. Cara koneksi ke Internet pun berbeda dari modem USB CDMA Venus yang saya punya atau ZTE punya adik saya. KOneksi persis seperti koneksi telkomnet instan yaitu menggunakan koneksi bawaan dari Windows.

Sore harinya saya coba koneksi dari rumah, saya cek signal dulu luamyan dapet 2 bar, coba konek wah setengah mati saya coba tetapi tetap tidak bisa. Putus asa saya berfikir betul juga orang yang tadi pagi komplain itu ya.
Tapi saya tidak patah semangat, hari ini cukup segini dulu, besok rencannya mau jelajah signal trus baru dilanjutkan jelajah koneksi.

Tanggal 5 Desember saya coba dari rumah mertua jalan Cargo pukul 08.00-11.00 Wita lumayan signalnya 2-3 bar. Pertama konek ancur banget, menurut AVG speednya cuma 628B/Sec kecilll banget, beberapa menit kemudian saya dibuat terkejut sekali waktu dapet 21KB/Sec tapi masih putus-putus. Trus saya coba download MP3 dari rapidshare ada sedikit keanehan, disana dikatakan bahwa saya sedang mendownload dari Rapidshare dan disuruh menunggu, apa-apaan ini saya juga baru konek ga ada download dari rapidshare sebelumnya.

Sekian dulu review dari saya nanti saya sambung lagi. Minggu-minggu ini mau jelajah signal dulu. Dibawah ini ada beberapa foto koleksi sendiri kesaksisan saya.

Image Hosting by Picoodle.com
Pertama log in cuma menyentuh 628B/Sec, kecillll sekale.

Image Hosting by Picoodle.com
Speed Smart saat menyentuh 21KB/Sec

Image Hosting by Picoodle.com
Masih suka putus-putus

Image Hosting by Picoodle.com
Masalah dengan Rapidshare

Komentar

  1. yah, sampe saat ini sih saya masih setia menggunakan Starone aja deh....

    BalasHapus
  2. aget seng tertarik nok.
    tengkyu infonya bli

    BalasHapus
  3. @Bli Pande Baik : Sipp..saya juga kadang pake Starone prabayar, untuk CDMA menurut saya Starone masih merupakan provider terbaik.

    @Bli Yanuar : Terima kasih sudah berkunjung bli. Antos gen kanti stabil, kala asane mekelo. Hihi..

    BalasHapus
  4. Kalo kita pake modem mobile, setahu saya kelancaran akses ditentukan oleh provider (jauh dekatnya tower) dan banyaknya yang diajak berbagi dgn frekws yg sama.
    Jadi kalo Adi lebih sering ngetet di tempat kerja, di Bypass Ngurah Rai, mungkin produk Indosat bisa menjadi pertimbangan... Kan lokasinya deketan..!

    BalasHapus
  5. @dok Eka K SpB : Kalau saya pas tugas di By Pass Ngurah Rai saya pakai hotspot kantor, speednya lebih kencang dari starone atau smart dan yang paling penting gratisss :D.

    Betul kata dokter, lokasi menetukan prestasi persis seperti apa yang dibilang dokter Cock dalam suatu milis komputer.

    Saat ini saya masih jelajah signal, sampai mana saja jangkauan kuat lemah Smart ini, tadi pagi saya pakai di SOS medika jalan by pass juga masih kenceng.

    Trims banyak sudah mampir dok, suatu kehormatan bagi saya. haha..

    BalasHapus
  6. ane juga sekarang beralih ke smart.
    makin wusss wuss internetan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…