Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

23 November 2008

Bali Blogger Community (BBC) Juara Pesta Blogger 2008


Selamat kepada Bali Blogger Community (BBC) yang telah meraih juara sebagai "Most Promising Blogging Community" dalam ajang Pesta Blogger 2008. Sesuai dengan tema tahun ini yaitu "Blogging for Society", panitia Pesta Blogger 2008 memberikan hadiah kepada komunitas blogger bukan kepada perseorangan seperti tahun lalu.

Walaupun baru berdiri satu tahun, komunitas yang dipimpin oleh bli Anton Muhajir ini telah sukses mengadakan acara-acara bertema sosial kemasyarakatan antara lain 17 Agustusan di RS Jiwa Bangli, Buka Bersama di Panti Asuhan Tat Wam Asi, Pelatihan Blog untuk masyarakat umum, Lomba menulis Blog dalam Kuta Karnival 2008, dan lain-lainnya.

Saya turut bangga menjadi bagian dari BBC walau cuma ROM (Read Only Member) dalam milis dan jarang ikut kegiatan, bahkan menulis blog pun masih hancur. Sukses terus untuk Bali Blogger Community, semoga dapat menjadi wadah kreatif bagi anggota-anggotanya, tidak lekang oleh waktu dan tetap dapat terus berkarya.

Ucapan terima kasih dan pujian juga saya berikan kepada Tante Fenny Ajaib atas semua jerih payah dan jasa-jasa terhadap BBC selama ini, termasuk menjadi duta BBC di Jakarta dalam pesta blogger kali ini.

Baca selengkapnya......

21 November 2008

Ludah Menyembuhkan Luka


Siang tadi sempat baca dari harian Bali Post disebutkan bahwa ludah dapat menyembuhkan luka, penasaran dengan artikel tersebut iseng-iseng googling, ternyata dalam suatu forum artikel penelitian tersebut sudah ada sejak Mei 2008, kenapa Bali Post baru memuatnya ya? Tidak usah ditanggapi, lewati saja pertanyaan tersebut, tulisan saya kali ini bukan membahas Bali Post.

Begini bunyi artikelnya :

Zat pada Ludah Manusia Dapat Percepat Penyembuhan Luka

Washington (ANTARA News) - Para peneliti Belanda telah mengidentifikasi satu zat di dalam air ludah manusia yang mempercepat penyembuhan luka, demikian laporan mereka yang disiarkan Rabu di The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB).

Tim peneliti tersebut mendapati bahwa "histatin", protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri bertanggung-jawab atas penyembuhan luka.

Penelitian itu mungkin menawarkan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar. Selain itu, karena zat tersebut dapat diproduksi secara massal, zat tersebut memiliki potensi untuk menjadi sama umumnya dengan krim antibiotik dan alkohol gosok.

"Kami berharap temuan kami pada akhirnya bermanfaat buat orang yang menderita luka yang tak kunjung sembuh, seperti borok di kaki dan luka akibat diabetes, serta bagi perawatan luka mengakibatkan trauma seperti luka bakar," kata Menno Oudhoff, penulis pertama laporan tersebut, seperti dukutip Xinhua.

"Studi ini bukan hanya menjawab pertanyaan biologi mengenai mengapa hewan menjilati luka mereka," kata Gerald Weissmann, Pemimpin Redaksi FASEB Journal.

"Itu juga menjelaskan mengapa luka di mulut, seperti luka setelah pencabutan gigi, sembuh jauh lebih cepat dibandingkan dengan luka pada kulit dan tulang. Itu juga mengarahkan kita untuk mulai memandang air ludah sebagai satu sumber bagi obat baru."
---

Sepertinya dikutip dari Antara, kantor berita Indonesia.

Kedua orang tua saya dari jaman kencing saya belum lurus sering bilang " kalau luka segera oles pakai ludah sebagai pertolongan pertama ". Lumayan sering juga saya memperaktekannya, dan memang terbukti cukup ampuh, luka jadi cepat kering dan tidak bernanah.

Baca selengkapnya......

09 November 2008

Akhirnya..Trio Terpidana Mati Dieksekusi


Image Hosting by Picoodle.com
Akhirnya selama lebih dari 6 tahun sejak kejadian memilukan 12 Oktober 2002 di Legian Bali yang mengakibatkan 202 orang tewas dan 305 lainnya terluka, tepat pada hari ini 9 November 2008 pukul 00.00 WIB tiga terpidana mati Bom Bali dieksekusi mati oleh tiga regu tembak Polda Jateng di Lembah Nirbaya Nusa Kambangan.

Rakyat Bali memang telah menunggu lama saat-saat ini, bukan semata-mata karena dendam tetapi lebih menginginkan kepada adanya penegakan keadilan dan kepastian hukum juga efek jera kepada pelaku terorisme. Tetapi sekarang semua telah terlaksana, walaupun sarat dengan intrik dan tarik ulur waktu, bagaimana pun caranya hukum itu berjalan kita harus selalu menghormatinya.

Kepada mereka yang telah menerima ganjarannya hari ini, saya hanya bisa mengucapkan "Semoga rukun selalu dengan para korban di alam sana (jika telah sukses melewati neraka jahanam)". Anehnya menurut saya eksekusi ini bertepatan rahina tumpek kandang umat Hindu Bali yaitu upacara selamatan hewan ternak. Kira-kira apa hubungannya ya? Otak saya sudah mulai menghubungkan ya aneh-aneh.

Eksekusi ini menurut saya berlebihan prosesnya, sangat berbeda dari terpidana lain yang telah dieksekusi sebelum-sebelumnya. Hampir seminggu ini siaran televisi selalu dipenuhi berita seputar Amrozi, Tenggulun, Nusa Kambangan, terorisme dan lain-lain. Perlakuan Departemen Hukum dan HAM pun tak kalah berlebihannya, dari Helipad dan Helikopter pembawa jenazah sampai penjemputan keluarga menuju Nusa Kambangan menggunakan transportasi VIP, yang kasihan adalah polisi, sibuk blokir jalan dan mengamankan lokasi. Saya sampai berfikir, bisa-bisa trio ini batal dieksekusi trus jadi seleb dan diundang ke acara gosip nasional.
Image Hosting by Picoodle.com

Baca selengkapnya......

02 November 2008

Mengintip Kuta Tempo Doeloe


Image Hosting by Picoodle.com

Mungkin tidak akan terpikirkan bagi saya, bahwa dulunya Kuta merupakan hutan tempat pembuangan dan pelarian orang-orang Bali yang melakukan kesalahan terhadap penguasa dan berbagai masalah lain pada jaman tersebut, terbukti menurut pak Budi seorang tokoh adat Kuta, disebutkan bahwa di daerah Kuta ini tidak terdapat Pura Ibu seperti umumnya desa-desa lain di Bali, karena memang orang Kuta sejatinya bukan orang asli dari daerah sini, mereka semua dulunya adalah pendatang.

Keadaan Kuta kemudian berubah dari yang dulunya hutan menjadi pelabuhan ekonomi dan sentra perdagangan Bali Selatan, setelah Mads Johansen Lange yang lebih dikenal dengan nama Tuan Lange seorang pedagang dan pelaut dari Denmark datang ke Kuta sekitar tahun 1839. Disaat Belanda sangt sulit menembus daerah selatan Bali, Tuan Lange sudah melakukan transaksi jual beli dengan penduduk lokal dan mengirimkan produk asli Bali seperti Kopi, Tembakau dan lain-lain ke luar negeri begitu sebaliknya. Dengan catatan-catatannya tentang Bali Tuan Lange juga dapat meletakan Bali dalam peta perdagangan internasional dan tempat wisata yang sangat indah.

Dikatakan pula bahwa saat itu Kuta mendapat julukan Land of Freedom atau tanah kebebasan dari bangsa pendatang, mengapa disebut demikian karena orang-orang asing yang datang kedaerah ini bebas melakukan apa saja dengan aman dan tanpa gangguan terutama kegiatan memakai candu dan barang terlarang lainnya, mereka dengan santainya mengkonsumsi barang memabukan tersebut di tempat mereka tinggal atau sepanjang pantai. Kebiasaan buruk inilah yang menular sedikit demi sedikit kepada pemuda lokal saat itu.

Sentra pelabuhan ekonomi tempat arus keluar masuk barang-barang dagangan kala itu adalah pantai Segara atau oleh masyarakat sekarang dikenal dengan nama pantai Jerman, dinamakan pantai Jerman karena pernah dijadikan perumahan para teknisi Jerman saat pembangunan Bandara Ngurah Rai. Letak pantai yang saat ini sedang direklamasi bersebelahan dengan hotel Patra Jasa Jalan Kartika Plaza. Dulunya pantai berpasir putih dan berombak kecil ini bernama pasih perahu dinamakan demikian karena dulu ada perahu dagang yang terdampar didaerah ini, kemudian ditarik keluar dan ajaibnya dari tempat terdamparnya muncul mata air yang ada sampai sekarang dan diabadikan dalam bentuk pura yang bernama pura Beji, uniknya pusat mata air dalam pura Beji ini dibentuk menyerupai buritan sebuah perahu layar.

Kuta juga merupakan bukti nyata indahnya akulturasi berbagai macam kebudayan, mulai dari kebudayan Bali yang beraneka ragam, kebudayaan Asing, hingga kebudayaan Tionghoa yang membawa agama Budha dalam perkembaangnya. Untuk mengetahui secara mendalam proses akulturai ini, Vihara Darmayana yang terletak di Jalan Singosari adalah lokasi yang cocok. Terlihat dari Arsitektural bangunan vihara ini yang dominan Taiwan-Cina, kemudian terdapat adat Bali dalam upacara agamanya dan ajaran Budha dalam kepercayaannya. Pelaksaanaan kehidupan sosial masyarakatnya pun demikian damainya. Mereka dapat berinteraksi dan menyatu dalam kehidupan adat masyarakat Bali yang kental dengan gotong royong dan saling tolong menolong.

Demikian sekelumit catatan yang saya rangkum saat mengikuti field trip Blogger Day Out Kuta Karnival Bersama Bali Blogger Community Sabtu 18 Oktober 2008. Catatan ini seharusnya selesai sebelum tanggal 31 Oktober 2008, tetapi oleh karena berbagai sebab baru bisa ditampilkan hari ini.

Image Hosting by Picoodle.com
Pantai Jerman

Image Hosting by Picoodle.com
Percaya atau tidak, dulunya tempat ini adalah pelabuhan dan perumahan orang Jerman.

Image Hosting by Picoodle.com
Pura Beji dengan sumber air berbentuk perahu

Image Hosting by Picoodle.com
Di Dalam Vihara Darmayana

Baca selengkapnya......

01 November 2008

Matahari Hadapi Pesaing


Lagi nyoba olah foto digital, cita-cita sih kepingin jadi seniman Photoshop, belajar dari pak Dental master digital fotografi dari Bali dan senior BBC, mungkin bliau tidak sadar jika selama ini saya mencuri ilmunya diam-diam, mahap pak Den saya kagum bakat anda dalam fotografi.

Gambar ini saya ambil dari atap gedung di sebelah Matahari Galeria Simpang Siur, konon katanya disebelahnya akan dibangun sebuah hipermart, bukankah ini persaingan namanya, jadi saya namakan foto ini "Matahari Facing Competitor". Semoga berkenan.

Saya tidak mengerti cara upload flickr ke blogger supaya langsung terlihat jadi saya letakan linknya saja. Jika ada yang mengerti tolong di sharing ya.
http://www.flickr.com/photos/29628632@N08/?saved=1

Baca selengkapnya......