Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

25 October 2008

Telkom Over Quota


Image Hosting by Picoodle.com
Beh...ini puncak marah saya terhadap BUMN milik tanah air yang katanya punya tujuan mensejahterakan rakyat ini. Saya masih belum sejahtera dengan kerjaannya Telkom tuh. Masa telpon rumah aja abonemen 36ribu sebulan, pakai ga pakai tetap kena, udah gitu tarifnya mahal dan kaku pula.

Dan hari ini saya meneluh masalah email, masa tulang punggungnya telekomunikasi Republik Indonesia se-cemen ini, hanya bisa ngasi space ke masyarakat 4mb, walah...hari gini space 4mb buat apa?

Kalau memang orientasi Telkom untuk kejehateraan masyarakat, bukan cuma profit atau fulus, saya yakin telkom bisa ngasi space lebih banyak dan fitur email yang canggih. Juga terhadap telpon rumah, saya yakin jika petinggi telkom tidak mata duitan, abonemen pasti akan murah atau bahkan bisa nol rupiah. Tapi yah begitulah keadaan BUMN kita tercinta ini, kita dipaksa untuk tetap mencintainya lengkap dengan kekurangan dan kelebihannya yang sampai saat ini saya tidak menemukannya satu pun.

Sampai kapan kira-kira akan seperti ini keadaannya, kalau begini terus bulan depan akan saya cabut saja kabel telpon rumah dan stop diperas telkom.

Baca Juga Yang Ini



4 comments:

  1. Pertama, saya bersyukur banget. gak lagi make koneksi Telkomnet Instant yang mahalnya minta ampun. Rata-rata pembayaran 400ribu perbulan.
    Kedua, saya gak lagi aktif make email di telkom.net. Mungkin ini pula yang menjadi sebab mereka jadi overkuota. Karena saya sebagai mantan pemakai gak menghapus account hingga hari ini. Bukankan biasanya akan dihapus oleh pihak mereka jika tak aktif selama sekian bulan ?

    ReplyDelete
  2. @Bli Pande : Saya juga sudah lama ga pake Telkomnet Instan, hare gene pake telkomnet. Keinginan dari BUMN ini untuk mensejahterakan rakyat Indonesia nyaris Nol, alias tidak ada. Keuntungan Telkom hanya dipake buat bongkar jalan saja lalu pasang kabel, besok bongkar lagi, perbaikan lagi dst, ga suud-suud. (angry)

    ReplyDelete
  3. satu2nya hal yg masih bikin kita tergantung ama telkom adalah telepon rumah itu

    ReplyDelete
  4. @Bli Made Pan Devari : Iya betul Bli, kira-kira telepon rumah masih penting ga ya di jaman sekarang ini? sebab kalau sudah tidak penting saya mau cabut aja sampah telkom itu.

    ReplyDelete