Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

14 October 2008

Hujan Debu


Image Hosting by Picoodle.com
Sudah hampir 6 bulan ini, tempat tinggal saya di jalan Gunung Resimuka Perumnas Monang Maning Denpasar terkena hujan debu, bukan oleh karena letusan gunung berapi atau yang lebih ekstrim Global Warming yang sering dikait-kaitkan sebagai biang keladi bencana dunia.

Keadaan yang membuat kualitas hidup menurun itu disebabkan oleh proyek renovasi gorong-gorong yg selesai dilaksanakan 3 bulan lalu. Dari awal mula pelaksanaannya kira-kira 6 bulan yang lalu, yaitu pembongkaran gorong-gorong lama, debu sudah beterbangan yang tercipta oleh keringnya lumpur dan tanah hasil pengerukan sedimen dan pelebaran yang memakan beberapa bagian jalan.

Yang saya sangat sesalkan, kontraktor tidak memperhatikan keadaan pasca renovasi hingga berujung pada timbulnya debu disepanjang jalan dan menyebar masuk ke lingkungan perumahan yang terletak di sepanjang proyek akibat tiupan angin. Keadaan ini tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan bagi kami penghuni perumahan tetapi juga sudah mulai merasuki wilayah dunia elektronik.

Sebagian besar barang-barang yang mempunyai komponen elektronika dan digital jadi rusak. Hingga saat ini saya sudah korban komputer meja, kipas angin, mesin cuci, Speaker stereo, Playstation dan lainnya.

Komputer meja kesayangan saya sudah tidak bisa digunakan, walaupun sementara bisa disiasati dengan membersihkan Motherboard dan lain-lain tetapi perbaikan itu hanya bersifat sementara, beberapa hari kemudian sudah mulai error lagi trus restart-restart sendiri dan sebagainya. Kipas angin saya juga rusak, mulanya tampak gelap oleh tumpukan debu, trus putaran menjadi berat akibat motornya tidak kuat memutar baling-baling yang berat oleh debu. Alat-alat lain pun hampir sama persis keadaannya.

Selain itu yang paling utama menurut saya adalah masalah kesehatan. Istri saya sudah beberapa hari ini menderita radang paru-paru dan tidak bisa menjalankan kewajibannya di tempat kerja dan dalam rumah tangga. Akhirnya saya ungsikan sementara ke rumah mertua yang keadaan lingkungannya lebih bersih agar tidak memperberat keadaannya. Saya pun sering mengalami batuk dan bersin syukur badan masih bisa diajak beraktifitas.

Waduh, bagaimana ini pemerintah dan penguasa, masihkah kami harus bersabar? Kami sudah lelah dengan penderitaan ini, apa yang harus kami lakukan untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik persis seperti sebelum renovasi dilakukan? Kami sangat mengharapkan solusi terbaik dari anda-anda decision maker negeri ini.

Bagi rekan-rekan pembaca yang mengerti bagaimana jalan untuk meminta bantuan kepada instansi yang terkait mohon kesediaannya berbagi disini.
Image Hosting by Picoodle.com

Image Hosting by Picoodle.com
Pohon-pohon besar perindang jalan juga ikut ditebang, menyedihkan.

Image Hosting by Picoodle.com
Keadaan paling ditakuti apa bila ada truk atau kendaraan berbodi besar yang lewat, pasti debu semakin bergulung naik dan menyebar...ugh..mimpi buruk.

Image Hosting by Picoodle.com

Baca Juga Yang Ini



2 comments:

  1. bersiin dong bli.. beresin sendiri gitu.. *kabur*

    ReplyDelete
  2. Begh..Tante jangan kabur gitu donk, bantuin gih!!

    ReplyDelete