Langsung ke konten utama

Angels And Airwaves konser di Bali


Image Hosting by Picoodle.com
Cihuiii...perasaan gembira ini menghinggapi begitu mendapat kabar bahwa Tom Delong dan Angel and Airwaves-nya berencana konser di Bali Desember nanti, lokasi dan waktu tepatnya di Hard Rock Café Bali Rabu tanggal 10 Desember 2008 begitu menurut rilis dari Java Musikindo selaku promotor acara ini, apalagi diperkuat oleh tulisan Om Adri Subono CEO Java Musikindo dalam Blognya.

Walaupun cita-cita mulia saya sebetulnya adalah nonton Tom Delong beserta temen-temen gilanya Mark Hopus dan Travis Barker di Blink 182. Tetapi kedatangan band yang sering dipanggil AVA ini cukup memuaskan dahaga saya akan sosok pentolan Blink 182 yang kerap melontarkan umpatan jorok disetiap show. Tapi jangan harap ada kata-kata jorok ala Blink 182 dalam show AVA. Tom Delong kini kelihatan lebih serius dengan Band yang di-patent-kan tanggal 24 Juni 2005 ini setelah Blink 182 mengumumkan hiatus. Apalagi setelah Travis Barker mengalami kecelakaan pesawat beberapa bulan lalu, kemudian ditindak lanjuti oleh manajemen Blink 182 yang mengumumkan hiatus untuk waktu yang tidak dapat ditentukan.

Bagi rekan-rekan yang ingin menonton, mari gabung bersama saya, mudah-mudahan saat itu saya dikaruniai kesehatan, tenaga, waktu dan yang paling utama biaya untuk bisa menonton acara agung ini. Sepertinya pecinta AVA akan merogoh kantong lebih dalam, menurut Om Adri Subono tiket untuk show AVA di Jakarta tanggal 9 Desember 2008 dipatok Festival atau Tribune sama harganya, Rp 265.000,- Presale dan Rp 385.000,- Normal, tiket presale AVA sudah dijual mulai Senin 27 Okt sampai Jumat 31 Okt di JAVA Musikindo, detik.com, radio Ardan Bandung, dan Harian Surya Surabaya. Gluk *menelan ludah* bagi saya harga ini lumayan mahal, tapi untuk band Luar Negeri sekelas Angels and Airwaves harga ini worth it lah. Untuk di Bali menurut berita terbaru AVA akan main Acoustic dengan Tiket 200rb presale. Tiket dapat diperoleh langsung di Hard Rock Cafe Bali.

Jadi untuk rekan-rekan pencinta seni musik hingar bingar punk rock utamanya domisili Bali mari menabung mulai sekarang, dan sampai bertemu tanggal 10 Desember nanti di Hard Rock Cafe Kuta. Untuk opening Act-nya di Bali saya belum tahu, Om Adri juga lagi mencari-cari siapa yang cocok untuk dijadikan band pembuka. Mungkin rekan-rekan ada yang maen musik dan punya band silahkan kunjungi blog mas Adri Subono dan daftar disana. Seandainya band saya tidak amburadul 2006 kemaren mungkin saya akan mendaftar..haha..(ngarep)
Image Hosting by Picoodle.com

Komentar

  1. Latest info katanya di Bali cuma maen Acoustic...Tidak Masalah...yang penting nonton Tom Delonge..

    BalasHapus
  2. Tiket di Bali 200rb dapat di Beli langsung di HRC Bali...Edited sudah tercantum diatas

    BalasHapus
  3. Tiga tahun ini saya gak pernah megikuti perkembangan musik baik lokal Indonesia maupun dunia. Mungkin karena saya terlalu asyik dengan dunia sendiri yang lagi menyukai musik instrumen Bali seperti Angklung (gambelan prosesi pengabenan) dan juga Degung.
    Proses tumbuh dewasa kata rekan saya.
    Jadi agak heran juga denger begitu banyak generasi baru didunia luar yang begitu lekat dihati dan telinga para penggemar baru.
    AVA ? beneran saya gak tau yang satu ini.
    Terakhir tahu cuman generasi Hip Metal macam Limp Bizkit, Linkin Park juga KoRn.

    BalasHapus
  4. definitely. coming. must. watch.

    BalasHapus
  5. saya diajak? dibayarin ndak?

    BalasHapus
  6. band pembukanya sapa ya kira2?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…