Langsung ke konten utama

Penjelasan Ilmiah ' Ditindih Hantu '

Saya agak bingung menyebutkan namanya. Kalau tidak salah sewaktu saya kuliah di Jawa namanya "kentindihen" karena dianggap kita lagi ditindih Hantu, Jin dsb..rekan saya dari Sunda bilang namanya "eurep-eurep" kalo gak salah, kejadiannya seperti ini, pas kita lagi tertidur dan terbangun kita merasakan ada sesuatu yang membuat tubuh kita tidak bisa bergerak, kaki dan tangan kaku,bahkan untuk membuka mata lebar2 juga susaaah banget. Kita hanya bisa mematung dan terus mematung pasrah atas apa yang terjadi...ada yang bilang saat itu jin atau ada yang percaya hantu lagi menindih tubuh kita, jadinya kita gak bisa bergerak...ternyata, menurut kalangan ilmiah, kondisi yang demikian dinamakan SLEEP PARALYSIS.

Begini penjelasan ilmiahnya menurut ilmuwan, saat kita lagi asyik2 tertidur tiba-tiba saja saraf motorik kita berkontraksi dan membuat kita jadi terbangun. Namun, pada saat itu otak kita belum siap menerima kalau kita ternyata udah bangu. Pada saat kita tidur, yang bekerja adalah saraf motorik kita, akhirnya kita ga sadar bergerak-gerak dalam tidur. Kadang ada yang heran kan waktu mau tidur posisi kepala di sebelah sana eh bangun tau2 posisi kepala udah ke sana, begitu juga halnya kita tidak sadar saat menggaruk-garuk ketika tengah tidur.

Nah, pada saat tertentu, kondisi yang demikian tanpa kita sadari membuat kita terjaga namun otak belum siap. ibaratnya otak kita masih tidur. Jadi saat kita akan menggerakan tangan, kaki, ataupun buka mata lebar-lebar, tidak direspon sama otak. ya, jadilah kondisi yang demikian. kita hanya bisa menunggu sampai otak benar-benar bangun dan baru kita bisa bergerak.

Setelah mengetahui semua sekarang saya mempunyai penjelasan ilmiah ketika suatu saat saya mengalami hal yang seperti itu, jadi tidak terlalu takut lagi dengan anggapan ditindih hantu, karena udah ada penjelasan ilmiahnya. Lumayan sering juga saya mengalami kejadian seperti ini, cara mengatasinya biasanya dengan mengatur nafas, tenang dan doa. Semoga bisa membantu.

Komentar

  1. Sleep paralysis..? Baru dengar saya juga. Bagus artikelnya Pak Putu..
    Salam kenal!
    Tugas di mana ya..?

    Saya, Eka K. di http://SpesialisBedah.com
    Masih pemula di dunia blog ini...

    BalasHapus
  2. Terima kasih dok, Tulisan pak Dokter juga bagus sekali. Dunia Blog Bali semakin berwarna dengan kehadiran pak Dokter Bedah.
    Tetap berkarya ya Dok.

    Saya tugas di Radiologi RS Sanglah dan RS Graha Asih. Dokter Sam bekas atasan saya di BIMC dulu. Sekarang bersama dokter di Surya Husada.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artifact On an X-Ray

The following question was answered by an expert in the appropriate field:
Q
What does an artifact on an x ray mean? The first x ray (without sedation) showed a mass on the lymph nodes. The next x ray showed everything was fine. The doctor said the first one was an artifact.

A
In basic terms, an "artifact" on a diagnostic x-ray image is an area of the image that may look different from expected, although it is not necessarily something dealing with what is being imaged. An artifact may appear as light or dark spots, lines, fogging, specks, etc. They can be caused by motion, dirt on film, poor chemistry in a film processor, poor contact between the film and the cassette that holds the film, and so on. Types of artifacts may vary with the modality, for example, plain x-ray film, CT, or ultrasound, but the physician who interprets the image tries to make sure that false positive and false negative results are avoided. Ideally, the physician wants an image that contains no artifact…

Luka Tembak Di Kepala

Kejadian ini saat saya jaga malam di RS Sanglah tanggal 29 Juni 2010, sekitar pukul 22.00 datang seorang remaja dengan klinis luka tembak senapan angin di kepala, kata koas yang mengantar sebuah peluru tembus melalui kepala bagian belakang dan meninggalkan lubang di occipital.

Pasien dalam keadaan sadar baik, kepalanya dibalut perban. Segera saya lakukan ct scan kepala irisan axial sejajar OML. Mode yang saya pilih adalah Spiral dengan ketebalan irisan 5 mm, pitch 3 mm, maksudnya agar bisa di olah dengan baik oleh software nantinya.




Memang dalam irisan ct scan tampak gambaran beberapa proyektil peluru antra lain berada di petrosum dan beberapa bagian otaknya. Melalui pengukuran jarak saya dapatkan jarak antara lubang masuk peluru di occipital hingga proyektil terdalam di petrosum sejauh 12.4 cm, cukup jauh menurut saya kalau ini adalah hasil dari senapan angin. Saya dulu pernah terkena pentalan peluru di jari tangan tapi untungnya tidak menimbulkan luka, lecet pun tidak, cuma bengkak da…

Ulasan singkat Life's a Beach

Pukul 15.30 saya sampai ditempat acara yaitu pantai kuta di sebelah barat The Wave Bar. Begitu saya parkir motor, panitia sedang mengumumkan acara "Clean Up beach" yaitu menyusuri pantai sambil membawa kantong memunguti sampah non organik yang bertebaran disepanjang pantai, segera saja saya bergabung dalam gerombolan. Tampak Jerinx (SID) dan Bobby (SID) ikut dalam barisan sibuk memunguti sampah-sampah non organik yang memang dikenal tidak ramah lingkungan.

Disepanjang Pantai sore itu banyak terdapat kegiatan antara lain yang dapat saya ambil gambarnya adalah Demo Jual Beli Organ Tubuh di Cina oleh perkumpulan Falun Dafa. Tampak juga Demo Faun Dafa dengan sarana audio musik Cina yang tidak saya mengerti temanya.

Sampah yang dipungut oleh peserta kemudian dikumpulkan, lumayan banyak juga mendapat sampah non organik disepanjang pantai Kuta ini.

Acara selanjutnya diisi oleh Lonely King Low Rider yaitu parade naik sepeda keliling Kuta, acara ini diikuti juga oleh komunitas "Bi…