Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

27 August 2008

Mozzilla Firefox 3


Image Hosting by Picoodle.com
Sudah hampir dua bulan saya menggunakan firefox 3 dalam aktifitas jelajah dunia maya, sampai sejauh ini kinerja browser yang aslinya dulu bernama Phoenix ini cukup memuaskan dihati, loading speed semakin cepat, tampilan baru yang tampak bagus dan rapi ditambah support bahasa Indonesia dirasa cukup membantu bagi pengguna yang merasa kurang nyaman dengan bahasa Inggris, namun bagi yang masih nyaman dengan English sebagai default language fitur bahasa tadi masih bisa diubah. Cukup kerepotan juga awalnya pada saat akan mengubah setting bahasa menjadi English karena tidak familiar dengan ejaan bahasa Indonesia baku yang ditampilkan, namun dengan sedikit perjuangan dengan mengingat-ingat pelajaran bahasa Indonesia sewaktu SMA akhirya saya bisa mengubah setting bahasa menjadi English, caranya Klik Alat -> Pengaturan -> Isi -> Bahasa -> Pilih Bahasa.

Firefox versi 3.0 yang dirilis pada 17 Juni 2008 mengklaim telah memecahkan rekor download day pada hari pertamanya dengan 8 Juta download dalam 24 jam. Browser dengan semboyan "Browser That Has It All" ini memiliki banyak fitur yang mungkin masih sedikit orang yang tahu seperti misalnya :

1. Blok teks yang tidak beraturan:Kita bisa melakukan blok pada teks yang ada dihalaman web secara acak. Lakukan blok pada salah satu baris teks, lalu tekan tombol Ctrl (Cmd untuk Mac) untuk menambah teks yang akan diblok tanpa menghilangkan bekas blok yang terakhir tadi, sehingga kita bisa menyalin beberapa kata yang penting dengan mudah.

2. Duplikasi tab:Tekan tombol “Ctrl” di keyboard saat melakukan drag sebuah tab ke tempat kosong untuk menduplikasi tab yang ada beserta sejarahnya. Fitur ini tidak ada di Firefox versi Mac.

3. Memindahkan tab ke jendela lain:Cukup dengan melakukan drag tab yang ada dan drop ke jendela browser lain. Jika tab yang dipindahkan merupakan tab satu-satunya di jendela tersebut, jendela browser tersebut secara otomatis tertutup.

4. Merubah ukuran search bar: Kita dapat mengubah search bar dengan melakukan drag pada garis pembatas yang berada di antara search bar dan address bar (tidak terlihat pada Firefox versi Windows dan Linux, tetapi tetap trik ini tetap dapat Anda lakukan).

5. Menambah keyword pencarian: Pada search bar klik ikon mesin pencari untuk membuka dropdown dan lalu pilih “Manage Search Engines…”. Pilih salah satu search engine yang ada kemudian klik “Edit Keyword…” Masukkan kata kunci tertentu untuk mesin pencari tersebut, contohnya untuk Google kita menggunakan keyword “go.”
Setelah menambahkan keyword, kita dapat menggunakan Google melalui address bar dengan mengetikkan keyword mesin pencari yang ingin Anda pakai, spasi dan kata kunci yang hendak kita cari. Contoh “go berita komputer” (mencari kata kunci berita komputer dengan Google). Fitur ini berguna untuk Anda yang sering menggunakan beberapa mesin pencari yang berbeda.

6. Mesin pencarian add-ons terintegrasi: Sekarang kita tidak perlu lagi mengunjungi situs AMO (Add-ons Mozilla), karena sekarang sudah fasilitas untuk mencari dan mendownload langsung add-ons yang ada di Tools > Add-ons > Get Add-ons.

7. Menonaktifkan plugin:Salah satu komponen yang sering menyebabkan Firefox crash adalah plugin yang tidak ditulis dengan baik. Sekarang Anda bisa menonaktifkannya salah satu plugin yang ada melalui Add-ons Manager di Tools > Add-ons > Plugins. Walaupun sudah ada sejak Firefox 2, tetapi fitur ini tidak banyak digunakan.

8. Melacak penyebab crash: Pada address bar ketik :about:crash” untuk mendapatkan daftar kejadian crash yang dikirimkan oleh Breakpad (reporter Mozilla khusus crash). Klik salah satu laporan crash untuk mendapatkan detil informasi yang disediakan oleh Socorro (server Mozilla khusus untuk melaporkan masalah crash).

Selain itu juga ada :
* Souped-up Add-ons manager
* More intuitive interface overall
* Stronger phishing and malware protection
* Improved download manager
* Native looks for every system
* Streamlined "Remember password" handling
* Smart bookmarks
* Places Organizer replaces the Bookmark Manager
* Smart Location Bar learns how you browse
* Insanely improved performance
Untuk lebih detail bisa dilihat di Lifehacker

Baca Juga Yang Ini



No comments:

Post a Comment