Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

11 July 2008

Kekurangan Panitia Pilkada


Walaupun pilkada berjalan sukses, ada beberapa catatan tentang kinerja panitia pemilih yang menurut saya kurang baik

1. Adik saya yang berumur 25 tahun, dan mempunyai KTP Bali yang masih berlaku dengan nama yang masih tercatat di Kartu Keluarga (KK) tidak mendapat kartu pemilih, otomatis adik saya menjadi Golput donk.
2. Nama saya yang tercatat dalam kartu pemilih salah besar, bayangkan saja nama bagus – bagus I Putu Adi Susanta pemberian orang tua bisa berubah menjadi I Pt Adi Swasta bagaimana bisa seperti ini?
3. Parahnya lagi nama ibu saya juga salah, wah..wah..ini seperti lelucon saja, masak sekeluarga salah semua, bagamana sebetulnya kerja panitia??

Untung saja saya dan ibu walaupun dengan nama yang salah masih bisa menggunakan hak pilih, bagaimana jika petugas penjaga TPS saklek (kaku) tentu bisa saja saya juga ikut menjadi golput.seperti adik saya yang sampi saat ini uring-uringan karena menjadi ketua Golput di keluarga.

Yah demikianlah pemilihan kali ini, dipenuhi oleh kenangan manis dan pahit, manis dirasakan oleh pemenang dan pahit oleh yang kalah, manis oleh yang bisa memilih dan pahit oleh yang ingin memilih tapi dipaksa menjadi golput seperti yang mba Lode bilang, dan masih banyak lagi yang mungkin jika ditulis semua space kuota bisa penuh seketika.

Saya ucapkan selamat sekali lagi untuk pemenang Pilkada semoga bisa memimpin rakyat Bali dengan baik.

Baca Juga Yang Ini



1 comment:

  1. maklum, namanya juga pertama :) tapi pilkada kali ini sungguh suatu kemajuan dalam sejarah RI

    ReplyDelete