Custom Search

KUNJUNGI JUGA :

Blog Radiografer Indonesia

04 June 2008

Berita FPI lagi..."Massa FPI Ngamuk"


Saya bener-bener marah untuk kesekian kalinya mendengar berita ini, meskipun sudah menulis kronologisnya versi mereka di blog sendiri, tetap saja itu tidak berpengaruh dengan penilaian saya kepada kelompok ini, dari sudut pandang manapun kekerasan tidak dibenarkan menjadi solusi terhadap suatu permasalahan apalagi bertameng agama. Menurut saya FPI ini cocok banget dibubarkan tapi sebelumnya hukum seadil-adilnya dulu pejabat-pejabat mereka yang melanggar UU.

Apalagi lihat berita ditivi ada perempuan Bali yang jadi korban kerusuhan mereka, wih hati ini tambah membara saja. Silahkan baca beritanya, terutama di bagian si Munarman yang main ancam, "enak aja orang ini kaya negara punya nenek-nya aja!"

Massa FPI Ngamuk, Monas Rusuh
Moksa Hutasoit - detikcom

Jakarta - Monas rusuh. 500 orang yang mengenakan baju berlogo Front Pembela Islam tiba-tiba menyerang massa dari Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB).

Pantauan detikcom, Minggu (1/6/2008) pukul 13.20 WIB, secara tiba-tiba massa FPI memasuki kawasan Monas. Tanpa diketaui sebabnya, mereka langsung memukuli massa AKK-BB yang sedang duduk-duduk di pelataran Monas itu.

Beberapa orang dari AKK-BB pun mengalami luka-luka. Darah tampak mengalir di pelipis beberapa orang.

Tak hanya memukul orang, massa FPI juga merusak mobil-mobil yang terparkir di sekitar lokasi tersebut. Tidak ada polisi yang berjaga. Hingga pukul 14.30 WIB, kerusuhan masih terjadi. ( ken / iy )
--------------------------
Munarman Ancam Serbu Tempo
Selasa, 3 Juni 2008 - 10:16 wib

JAKARTA - Panglima Komando Laskar Islam Munarman mengancam akan menyerbu kantor Tempo. Ancaman akan dibuktikan jika Tempo tidak meminta maaf atas pemuatan foto cekik yang disebar AKKBB.

"Jika dalam waktu 1x24 jam Gunawan Mohammad yang merupakan pemilik Tempo tidak meminta maaf dan sujud kepada saya, maka saya akan serbu dia," kata Munarman di markas FPI, Jalan Petamburan 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (3/6/2008).

Munarman juga telah menunjuk pengacara Ahmad Michdan sebagai kuasa hukumnya untuk memproses hukum sejumlah media massa yang mempublikasikan foto cekik dirinya. Pasalnya selain Tempo, sejumlah media massa juga mempublikasikan foto yang disebar oleh AKKBB itu.

"Saya sudah menunjuk pengacara saya A Michdan, saya minta direhabilitasi," ujarnya.

Dalam foto tersebut, tampak Munarman berpakaian hitam dan penutup kepala hitam mencekik seorang pria yang juga berpakaian hitam. Foto milik AKKBB itu diabadikan saat bentrok FPI dan massa AKKBB di kawasan Monas 1 Juni lalu.

Munarman menyangkal bahwa yang dia cekik adalah anggota AKKBB. Bahkan dalam konferensi pers, Munarman memperkenalkan pria yang dia cekik sebagai anggota Laskar Islam bernama Ucok Nasrullah.
(pie)
---------------------------
Kronologi Rusuh Monas Versi FPI
Irwan Nugroho - detikcom

Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) mengklaim tindakannya terhadap aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) bukan tanpa alasan. Tindakan itu akibat provokasi yang dilakukan AKK-BB saat mereka secara bersamaan menggelar aksi di Monas.

Berikut kronologi rusuh di Monas versi FPI seperti yang disampaikan kepada detikcom, Selasa (3/6/2008). Kronologi ini dapat dilihat di blog FPI dengan alamat http://fpipetamburan.blogspot.com.

Pada Minggu 1 Juni itu, massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM menuju Istana Negara yang diikuti perwakilan Serikat Kerja PLN, FPI, dan sebagainya.

Demo itu telah mendapatkan izin dari aparat kepolisian setempat dengan pengawalan yang rapi dan ketat. Sehingga dapat dikatakan demo itu adalah kegiatan resmi dan legal berdasarkan UU.

Pada saat yang bersamaan, muncul kelompok yang menamakan diri Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan berkeyakinan (AKK-BB), yang notabene pro Ahmadiyah.

Seperti dilansir dalam siaran TV, kegiatan AKK-BB di Monas tidak diperkenankan oleh Kepolisian, karena akan berbenturan dengan pihak yang tidak mendukung acara mereka. Dengan kata lain, kegiatan AKK-BB tidak mendapat izin polisi.

Melihat gelagat negatif itu, FPI menginstruksikan beberapa personelnya untuk mengetahui apa yang dilakukan AKK-BB di wilayah aksi HTI. Ternyata, AKK-BB melakukan orasi yang menjelekkan FPI dengan mengatakan, "Laskar Setan" dan sebagainya.

Mendengar orasi tersebut, personel FPI melaporkan kepada Laskar FPI. Laskar FPI pun lantas meminta klarifikasi AKK-BB. Namun, AKK-BB mengelak dan menjawab dengan sikap yang arogan sehingga membuat Laskar FPI kesal.

Arogansi AKK-BB makin menjadi dengan mengeluarkan sepucuk senjata api dan menembakkannya ke udara sebanyak 1 kali. Mendengar letusan itu, laskar FPI berusaha mencegah, namun justru ditanggapi dengan tembakan ke udara kembali hingga 4 kali.

Laskar FPI yang makin kesal langsung memukul provokator. Tidak ada anak-anak dan wanita yang menjadi sasaran amarah FPI. Hanya oknum yang sok jagoan dan arogan yang telah mengejek dan menghina kafir kepada laskar FPI yang menjadi sasaran empuk.

FPI menduga AKK-BB adalah kelompok bersenjata yang sengaja disusupkan ke dalam kegiatan demo BBM tersebut. Dengan menyertakan anak kecil dan wanita, mereka berniat mengalihkan isu BBM menjadi pembubaran FPI dengan memprovokasikan sebutan laskar kafir dan tembakan senjata api.

FPI kini menjadi obyek makian masyarakat dan intimidasi oleh Nahdlatul Ulama (NU) berserta elemen-elemennya. Sehingga, makin terbukti bahwa dakwah di jalah Allah SWT akan ditebus oleh fitnah, intimidasi, makian, dari kafirun dan munafikun. Itu semua kronologi versi FPI. ( irw / irw )
---------
Ini saya posting daftar aksi FPI :

Tahun 2004
21 Februari Pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Pusat - FPI di Gedung Joeang, Jakarta (Tempo Interaktif)
22 Agustus DPP-FPI menyatakan sikap untuk Golput terhadap Pemilu Presiden putaran ke-2. (Tempo Interaktif)
3 Oktober FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang Timur sambil mengacung-acungkan senjata dan memerintahkan para suster agar menutup gereja dan sekolah Sang Timur. Front Pembela Islam(FPI) menuduh orang-orang Katolik menyebarkan agama Katolik karena mereka mempergunakan ruang olahraga sekolah sebagai gereja sementara, yang sudah digunakan selama sepuluh tahun.
11 Oktober FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan. (Tempo Interaktif)
22 Oktober FPI melakukan pengrusakan kafe dan keributan dengan warga di Kemang
24 Oktober Front Pembela Islam melalui Ketua Badan Investigasi Front FPI Alwi meminta maaf kepada Kapolda Metro Jaya bila aksi sweeping yang dilakukannya beberapa waktu lalu dianggap melecehkan aparat hukum. (Tempo Interaktif)
25 Oktober Ketua MPR yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam cara-cara kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) dalam menindak tempat hiburan yang buka selama Bulan Ramadhan (Tempo Interaktif)
28 Oktober
Meski menuai protes dari berbagai kalangan, Front Pembela Islam (FPI) tetap meneruskan aksi sweeping di bulan Ramadhan menurut Sekretaris Jenderal FPI Farid Syafi'i. (Tempo Interaktif)
Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafi'i Ma'arif meminta aksi-aksi sepihak yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kafe-kafe di Jakarta dihentikan. Dia menilai, apa yang dilakukan FPI merupakan wewenang pemerintah daerah dan kepolisian. (Tempo Interaktif)
23 Desember Sekitar 150 orang anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan petugas satuan pengaman JCT (Jakarta International Container Terminal). (Tempo Interaktif)
26 Desember Terjadi Bencana Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam, FPI segera mengirimkan sukarelawan. Dimana di Aceh ini FPI mendapat nama harum sebagai sukarelawan yang paling bertahan dan bersedia ditugaskan di daerah-daerah yang paling parah, termasuk menjaga kesucian Mesjid Raya Baiturrahman, Aceh. (Tempo Interaktif)

Tahun 2005
5 Januari Relawan FPI menemukan Jenazah Kabahumas Polda NAD Kombes Sayed Husain yang meninggal karena bencana Tsunami, Aceh. (Tempo)
27 Juni FPI menyerang Kontes Miss Waria di Gedung Sarinah Jakarta
5 Agustus FPI dan FUI mengancam akan menyerang Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu
2 Agustus Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meminta pengelola Taman Kanak-kanak Tunas Pertiwi, di Jalan Raya Bungursari, menghentikan kebaktian sekaligus membongkar bangunannya. Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan membongkar paksa bangunan.
23 Agustus Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Abdurrahman Wahid meminta pimpinan tertinggi Front Pembela Islam (FPI) menghentikan aksi penutupan paksa rumah-rumah peribadatan (gereja) milik jemaat beberapa gereja di Bandung. Pernyataan itu disampaikan Wahid untuk menyikapi penutupan paksa 23 gereja di Bandung, Cimahi, dan Garut yang berlangsung sejak akhir 2002 sampai kasus terakhir penutupan Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung pada 22 Agustus 2005 lalu.
5 September, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI
22 September FPI memaksa agar pemeran foto bertajuk Urban/Culture di Museum Bank Indonesia, Jakarta agar ditutup
16 Oktober FPI mengusir Jamaat yang akan melakukan kebaktian di Jatimulya Bekasi Timur
23 Oktober FPI kembali menghalangi jamaat yang akan melaksanakan kebaktian dan terjadi dorong mendorong, aparat keamanan hanya menyaksikan saja.
18 Oktober Anggota Front Pembela Islam (FPI) membawa senjata tajam saat berdemo di Polres Metro Jakarta Barat.
19 September FPI diduga di balik penyerbuan Pemukiman Jamaah Ahmadiyah di Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Tahun 2006
19 Februari Ratusan massa Front Pembela Islam berunjuk rasa ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dan melakukan kekerasan
14 Maret FPI membuat ricuh di Pendopo Kabupaten Sukoharjo
12 April FPI menyerang dan merusak Kantor Majalah Playboy
20 Mei, anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat maksiat di Kampung Kresek, Jalan Masjid At-Taqwa Rt 2/6, Jati Sampurna, Pondok Gede
21 Mei Dalam aksi mendukung RUU APP, FPI, MMI dan HTI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon
23 Mei FPI, MMI, HTI, dan FUI meminta klarifikasi KH Abdurrahman Wahid dalama forum Dialog Lintas Etnis dan Agama di Purwakarta Jawa Barat, atas pernyataannya yang menghina al-Qur'an sehingga acara berakhir sebelum waktunya. Namun mendadak sejumlah media massa mengabarkan Gus Dur diusir dari forum sehingga memicu kemarahan pendukungnya. Lihat juga: Gus Dur Bantah Diusir Ormas-ormas Islam di Purwakarta
25 Mei FPI melakukan perusakan terhadap sejumlah tempat hiburan dan warung minuman di Kampung Kresek, Jatisampurna, Bekasi. Front Pembela Islam (FPI) cabang Bekasi, mengepung kantor Polres Metro Bekasi.

Tahun 2007
25 Januari. Ratusan orang anggota FPI, yang dipimpin oleh Habib Rizieq, mendatangi markas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk meminta dilakukannya investigasi terhadap serangan yang dilakukan Polri di kawasan Tanahruntuh, Poso, Sulawesi Tengah beberapa hari sebelumnya. Kawasan ini telah lama ditengarai sebagai pusat gerakan teror JI yang dilakukan di Kabupaten Poso.
29 Maret. Massa FPI yang jumlahnya ratusan orang tiba-tiba menyerang massa Papernas yang rata-rata kaum perempuan di kawasan Dukuh Atas, pukul 11.20 WIB. FPI menuduh bahwa Papernas adalah partai politik yang menganut paham Komunisme.
29 April. Massa FPI mendatangi acara pelantikan pengurus Papernas Sukoharjo karena tidak suka dengan partai tersebut yang dituduh beraliran komunis.
1 Mei. Aksi peringatan Hari Buruh Internasional May Day 2007, diwarnai ketegangan antar gabungan massa aksi Front Pembela Islam (FPI) dan Front anti Komunis Indonesia (FAKI) dengan massa Aliansi Rakyat Pekerja Yogyakarta (ARPY). Ketegangan yang terjadi di depan Museum Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta tersebut karena FPI dan FAKI menuduh gerakan ARPY terkait dengan Partai Persatuan Nasional (Papernas) yang menurut mereka beraliran komunis. Kericuhan hampir memuncak saat seorang massa FAKI menaiki mobil koordinator aksi, dan dengan serta merta menarik baju koordinator ARPY yang saat itu sedang berorasi.
9 Mei. Puluhan anggota FPI mendatangi diskotek "Jogja Jogja" dan mengusir orang-orang yang bermaksud mengunjungi tempat hiburan ini. Alasannya, diskotek ini menggelar striptease secara rutin.
12 September. FPI merusak rumah tempat berkumpul aliran Wahidiyah, karena menganggap mereka sesat.
24 September. Di Ciamis, FPI merusak warung yang buka pada bulan puasa serta memukuli penjual dan pembelinya. Alasannya mereka menjual barang-barang haram (seperti minuman keras) di bulan Ramadan.
28 September. FPI Jakarta bentrok dengan polisi yang membubarkan konvoi mereka, sementara di Jawa Tengah FPI memukul seorang warga dengan alasan kurang jelas.

Tahun 2008
1 Juni. Massa FPI menyerang massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) yang sebagian besar terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak di sekitar Monas. Massa AKK-BB waktu itu sedang berdemo memprotes SKB Ahmadiyah. [1]. Tak hanya memukul orang, massa FPI juga merusak mobil-mobil yang terparkir di sekitar lokasi tersebut. [2]

http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_aksi_Front_Pembela_Islam

Baca Juga Yang Ini



6 comments:

  1. kunjungan balik...
    blognya keren... salam dari tiyang..

    ReplyDelete
  2. Trims kunjungannya Bli Ick
    Salam hangat dari saya
    Blog Bli juga bagus banget

    ReplyDelete
  3. maaf, menurutku kejadian di monas itu ada campur tangan dr pihak2 yg "entah" pengin bikin Indonesia tambah panas

    ReplyDelete
  4. Sori ya bli, bli junk jangan emosi gitu
    tapi kan kita ga tau yang sebenarnya
    Menurutku sih kita jangan terprovokasi dengan kejadian di Monas awal Juni lalu. Apalagi dengan menyudutkan salah satu pihak
    Bukankah lebih baik kita cari dulu titik permasalahannya
    Menurutku FPI ga selalu buruk
    Buktinya hanya FPI yang berani frontal membasmi pornografi, judi, miras dll
    Cuma CARA-nya aja yang salah (baca=kurang pantas)
    mungkin dalam setiap tindakan sudah dilakukan dengan media damai
    namun karena kesal ga ada perubahan jadi dengan “lebih keras” lagi
    Ditambah lagi media sangat antusias klo ada rame2 kaya gitu (so pasti banyak penguasa media itu kontra ma FPI karena ke”vokal”annya)
    tapi klo acara yang damai2 kan ga menarik jadi ga diliput
    Akhirnya deh pembentukan imej yang tidak selalu benar
    Padahal klo FPI bubar, pornografi dan segala macam maksiat akan tumbuh subur. Nah loh, mau dibawa kemana sih Indonesia ?!
    Saranku, bli Junk ga usah ngangkat tema2 kayak gini sih. Soalnya sensi bgt yah!
    Toh dah ada yang berkompeten untuk itu
    tulis aja yang seru2 tapi nyenengin & bikin semangat dalam njalanin hidup
    bukan untuk menyuburkan kebencian ke salah satu pihak
    Klopun mo nulis ya jangan berat sebelah. netral gitu
    Klo kita dicekoki dengan berita2 yang bikin underestimate pada negeri ini
    justru akan membuat kita jauh dengan harapan
    Sebaiknya kita harus positive thingking & positive feeling pada apa yang kita inginkan untuk Tumpah Darah kita ini (silahkan baca Quantum Ikhlas- Erbe Sentanu atau The Secret-Rhonda Byrne)
    Keep peace !
    OKeh!?

    PS : Aku bukan orang FPI loh !! bukan pula anggota AKKBB, hanya seorang PNS “netral” yang loyal dengan PKS, hehehee…

    ReplyDelete
  5. piss bro,
    kl ane lebih suka ngebahas cara menanggulangi dampak kenaikan bbm ( yg bener2 bikin mumet) ini, misalnya gimana cara numpuk duit biar bikin anak istri bisa tenang...
    n gak usah terbawa ama kontroversi soal fpi ntu...

    ReplyDelete
  6. para operator peristiwa lupa pada dampaknya terhadap citra agama Islamnya Indonesia... http://bataviase.wordpress.com/2008/06/16/menakutkan/

    ReplyDelete